4 Fakta Perang Taliban dan Pakistan, Salah Satunya Serangan Udara Dilakukan Islamabad

Minggu, 12 Oktober 2025 - 15:30 WIB
loading...
A A A
Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi menyebut serangan Afghanistan "tanpa provokasi" dan menuduh pasukan Afghanistan menembaki penduduk sipil. "Penembakan oleh pasukan Afghanistan terhadap penduduk sipil merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional. Pasukan Pakistan yang berani telah memberikan respons yang cepat dan efektif sehingga tidak ada provokasi yang akan ditoleransi," ujarnya dalam sebuah unggahan di X.

Radio Pakistan mengatakan serangan Afghanistan memicu "respons yang kuat dan intens" dari Angkatan Darat Pakistan, dan PTV membagikan rekaman video tembakan senjata dan artileri yang menerangi langit malam.

3. Pakistan Luncurkan Serangan Udara

Pertempuran terjadi beberapa hari setelah ledakan mengguncang ibu kota Afghanistan, Kabul, dalam serangan udara yang dituduhkan Taliban kepada Pakistan.

Islamabad tidak mengklaim bertanggung jawab atas serangan hari Kamis. Namun, mereka menuduh Taliban Afghanistan menyembunyikan pejuang Taliban Pakistan yang menyerang Pakistan, dengan dukungan musuh bebuyutannya, India.

New Delhi membantah tuduhan tersebut, sementara Taliban mengatakan tidak mengizinkan wilayahnya digunakan untuk melawan negara lain.

Ketegangan yang meningkat telah memicu kekhawatiran regional.

4. Perang yang Memicu Kekhawatiran Global

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi meminta kedua tetangga negaranya "untuk menahan diri".

"Posisi kami adalah kedua belah pihak harus menahan diri," kata Araghchi, menurut laporan kantor berita AFP, seraya menambahkan bahwa "stabilitas" antara kedua negara "berkontribusi pada stabilitas regional".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Berita Terkini
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved