Sekitar 200 Tentara AS Gabung Pasukan Multinasional Gaza untuk Pantau Gencatan Senjata

Minggu, 12 Oktober 2025 - 11:02 WIB
loading...
A A A
“Mereka akan ditugaskan untuk memantau perjanjian damai di Israel, dan mereka akan bekerja sama dengan pasukan internasional lainnya di lapangan," ujarnya di X.

Pasukan Stabilisasi


Salah satu pejabat mengatakan AS sedang bekerja sama dengan "beberapa pemerintah" terkait pembentukan apa yang disebut "Pasukan Stabilisasi Internasional," yang akan memanfaatkan pekerjaan yang dilakukan oleh gugus tugas gabungan tersebut dalam persiapan untuk menggantikan pasukan Israel di Gaza di sepanjang apa yang disebut "garis kuning."

Istilah ini telah digunakan untuk merujuk pada wilayah yang diperkirakan akan ditarik pasukan Israel pada awalnya berdasarkan rencana Presiden Donald Trump, demikian menurut laporan Anadolu.

"Kemudian akan ada diskusi, dan kemudian kita akan melihat apakah memang ada jalur yang tepat untuk, saya pikir kita menggunakan penonaktifan instalasi militer di Gaza dan persenjataan berat untuk mewujudkannya," ujar salah satu pejabat.

"Jadi itulah yang sedang kami kerjakan saat ini, tetapi saya pikir akan ada lebih banyak lagi yang muncul seiring waktu. Saya pikir saat ini, kami hanya fokus untuk memastikan setiap celah dalam perjanjian tersebut ditambal," tambah pejabat itu.

Fase Pertama Gencatan Senjata


Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa Israel dan Hamas menyetujui fase pertama dari rencana 20 poin yang ia susun pada 29 September untuk membawa gencatan senjata ke Gaza, membebaskan semua tawanan Israel yang ditahan di sana dengan imbalan sekitar 2.000 tahanan Palestina, dan penarikan pasukan Israel secara bertahap dari seluruh Jalur Gaza.

Tahap kedua dari rencana tersebut menyerukan pembentukan mekanisme pemerintahan baru di Gaza tanpa partisipasi Hamas, pembentukan pasukan keamanan yang terdiri dari warga Palestina dan pasukan dari negara-negara Arab dan Islam, serta pelucutan senjata Hamas.

Rencana tersebut juga menetapkan pendanaan dari negara-negara Arab dan Islam untuk pemerintahan baru dan rekonstruksi Jalur Gaza, dengan partisipasi terbatas dari Otoritas Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
10 Tips Bermain Mobile...
10 Tips Bermain Mobile Legends ala King Zilong, Bikin Tim Lebih Solid dan Auto Win
True Love In Disguise,...
'True Love In Disguise', Drama China Romantis tentang Kencan Buta Penuh Rahasia di V+Short
B50 Mulai Berjalan 1...
B50 Mulai Berjalan 1 Juli 2026, Harga Solar Dipastikan Tidak Berubah
Berita Terkini
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved