Lebih dari 500.000 Orang Kembali ke Kota Gaza setelah Gencatan Senjata
Minggu, 12 Oktober 2025 - 09:36 WIB
loading...
A
A
A
Sam Rose, direktur urusan UNRWA di Gaza, mengatakan kepada Middle East Eye bahwa masih ada pertanyaan seputar kemampuan badan tersebut untuk mengirimkan bantuan karena larangan Israel yang masih berlaku atas aktivitasnya di wilayah Palestina yang diduduki.
Meskipun larangan saat ini tidak berlaku untuk aktivitas UNRWA di Gaza, kebijakan "tanpa kontak" melarang truk mereka memasuki wilayah tersebut.
Rose mengatakan badan tersebut sedang mempersiapkan organisasi lain untuk membawa pasokan mereka ke Jalur Gaza.
"Yang kami advokasi adalah agar UNRWA diizinkan untuk mendistribusikan pasokan tersebut begitu mereka tiba di Gaza," katanya kepada MEE. "Undang-undang tersebut tidak menyebutkan apa pun tentang aktivitas UNRWA di wilayah tersebut."
Rose menekankan pentingnya keahlian UNRWA dalam mengamankan distribusi bantuan skala besar yang efektif di Gaza.
"Kami punya cukup makanan untuk memberi makan semua orang selama dua hingga tiga bulan, dan penduduknya kelaparan. Kami punya perlengkapan tempat tinggal untuk ratusan ribu orang, selimut untuk lebih dari satu juta orang."
Tidak seperti LSM lainnya, sejarah panjang UNRWA dalam bekerja di Gaza telah mengamankan jaringan dan kepercayaan masyarakat untuk mengoordinasikan distribusi bantuan yang cepat dan efektif, tambahnya.
"Kami punya kemampuan. Kami akan mempersulit kehidupan semua orang di Gaza jika UNRWA tidak diizinkan untuk ikut serta dalam distribusi bantuan," kata Rose.
Baca juga: Pertempuran Sengit Pecah antara Pakistan dan Afghanistan
Meskipun larangan saat ini tidak berlaku untuk aktivitas UNRWA di Gaza, kebijakan "tanpa kontak" melarang truk mereka memasuki wilayah tersebut.
Rose mengatakan badan tersebut sedang mempersiapkan organisasi lain untuk membawa pasokan mereka ke Jalur Gaza.
"Yang kami advokasi adalah agar UNRWA diizinkan untuk mendistribusikan pasokan tersebut begitu mereka tiba di Gaza," katanya kepada MEE. "Undang-undang tersebut tidak menyebutkan apa pun tentang aktivitas UNRWA di wilayah tersebut."
Rose menekankan pentingnya keahlian UNRWA dalam mengamankan distribusi bantuan skala besar yang efektif di Gaza.
"Kami punya cukup makanan untuk memberi makan semua orang selama dua hingga tiga bulan, dan penduduknya kelaparan. Kami punya perlengkapan tempat tinggal untuk ratusan ribu orang, selimut untuk lebih dari satu juta orang."
Tidak seperti LSM lainnya, sejarah panjang UNRWA dalam bekerja di Gaza telah mengamankan jaringan dan kepercayaan masyarakat untuk mengoordinasikan distribusi bantuan yang cepat dan efektif, tambahnya.
"Kami punya kemampuan. Kami akan mempersulit kehidupan semua orang di Gaza jika UNRWA tidak diizinkan untuk ikut serta dalam distribusi bantuan," kata Rose.
Baca juga: Pertempuran Sengit Pecah antara Pakistan dan Afghanistan
(sya)
Lihat Juga :