Pasukan AS Mulai Tiba di Israel untuk Pantau Kesepakatan Damai Gaza

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 09:35 WIB
loading...
Pasukan AS Mulai Tiba...
Tentara Israel mulai ditarik dari Gaza. Foto/irna
A A A
TEL AVIV - Pasukan Amerika Serikat (AS) mulai tiba di Israel untuk bergabung dalam misi pemantauan kesepakatan antara negara tersebut dan gerakan Hamas. Kabar itu diungkap CNN pada hari Jumat (10/10/2025), mengutip para pejabat AS.

Pada hari Kamis, seorang pejabat AS mengonfirmasi kepada RIA Novosti bahwa Amerika Serikat akan mengerahkan 200 tentara ke Timur Tengah untuk memantau pelaksanaan gencatan senjata di Jalur Gaza.

“Sebagian dari 200 tentara tersebut telah dikerahkan ke Timur Tengah, sementara yang lainnya berasal dari Amerika Serikat,” ungkap para pejabat tersebut, seraya menambahkan, detailnya, seperti lokasi pusat koordinasi, belum ditentukan.

Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani telah membahas implementasi perjanjian gencatan senjata Gaza melalui panggilan telepon dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Sheikh Mohammed mengatakan kepada Guterres bahwa, “Qatar akan mengerahkan segala upaya untuk memenuhi kewajiban kemanusiaan, sejarah, dan diplomatiknya terhadap Palestina," menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri.

Guterres menyampaikan rasa terima kasih atas "peran diplomatik penting" Qatar dalam "memfasilitasi negosiasi" yang menghasilkan kesepakatan tersebut.

Selain itu, misi Uni Eropa di titik perbatasan Rafah antara Gaza dan Mesir akan dilanjutkan setelah gencatan senjata, dengan penyeberangan pejalan kaki akan dibuka kembali pada hari Selasa, menurut Italia.

Misi pemantauan EUBAM dimaksudkan untuk menyediakan kehadiran pihak ketiga yang netral di penyeberangan utama dan melibatkan polisi dari Italia, Spanyol, dan Prancis.

Misi ini dikerahkan pada bulan Januari tetapi ditangguhkan pada bulan Maret ketika Israel melanggar gencatan senjata terakhir.

Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto mengatakan ia mengizinkan dimulainya kembali operasi Italia dalam misi Uni Eropa.

"Pada 14 Oktober 2025, sesuai dengan perjanjian Trump, berkoordinasi dengan Uni Eropa dan para pihak, penyeberangan Rafah akan dibuka secara bergantian dalam dua arah, keluar menuju Mesir dan masuk menuju Gaza," ujar Crosetto.

Crosetto mengatakan, “Sekitar 600 truk yang membawa bantuan kemanusiaan akan mengalir ke Gaza dari penyeberangan (non-Rafah) lainnya setiap hari."

Baca juga: Trump Ungkap Pertukaran Tawanan akan Dilakukan pada Hari Senin
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Terungkap! Pesawat Hantam...
Terungkap! Pesawat Hantam Gedung di China Sebelumnya Nyaris Tabrak Pesawat Airbus A330
Rekomendasi
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Berita Terkini
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved