Hadiah Nobel Perdamaian Diraih Wanita Venezuela, Bagaimana dengan Trump?

Jum'at, 10 Oktober 2025 - 20:01 WIB
loading...
Hadiah Nobel Perdamaian...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sejak lama mengungkapkan keinginannya meraih Hadiah Nobel Perdamaian. Namun tahun ini, Nobel Perdamaian itu justru dianugerahkan pada Pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado.

Lalu bagaimana dengan Trump? Ketika ditanya oleh wartawan tentang keinginan Trump yang sangat terbuka untuk memenangkan hadiah perdamaian, Ketua Komite Nobel, Jorgen Watne Frydnes, menjawab bahwa mereka hanya mendasarkan keputusan mereka "pada karya dan tekad Alfred Nobel".

"Kami menerima ribuan surat setiap tahun dari orang-orang yang ingin menyampaikan apa yang bagi mereka dapat membawa perdamaian. Komite ini duduk di ruangan yang penuh dengan potret semua pemenang, dan ruangan itu dipenuhi dengan keberanian dan integritas," ujar dia.

Dia menegaskan, "Jadi, kami mendasarkan keputusan kami hanya pada karya dan tekad Alfred Nobel."
Trump telah lama mendambakan penghargaan tersebut secara terbuka.

Bahkan dalam beberapa hari terakhir, menjelang tanggal pengumuman penghargaan, Trump dan orang-orang dekatnya telah meningkatkan retorikanya.

"Saya tidak tahu apa yang akan mereka lakukan, sungguh, tetapi saya tahu ini: tidak ada seorang pun dalam sejarah yang telah menyelesaikan delapan perang dalam periode sembilan bulan, dan saya telah menghentikan delapan perang," ujar Trump pada hari Kamis.

"Jadi itu belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi mereka harus melakukan apa yang mereka lakukan. Apa pun yang mereka lakukan tidak masalah. Saya tahu ini: Saya tidak melakukannya untuk itu. Saya melakukannya karena saya telah menyelamatkan banyak nyawa," tegas Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved