Turki Siap Bantu Temukan Tawanan Israel yang Tewas dan Terapkan Gencatan Senjata Gaza

Jum'at, 10 Oktober 2025 - 20:45 WIB
loading...
Turki Siap Bantu Temukan...
Kehancuran akibat serangan Israel terlihat di Jalur Gaza. Foto/anadolu
A A A
ANKARA - Turki akan menjadi bagian dari satuan tugas gabungan bersama Israel, Amerika Serikat (AS), Qatar, dan Mesir untuk menemukan jenazah tawanan Israel di Gaza yang lokasinya tidak diketahui. Langkah itu diungkap seorang pejabat senior Turki kepada Reuters.

Para pejabat Turki terlibat dalam negosiasi di Mesir yang menghasilkan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, yang mencakup kesepakatan pertukaran tawanan.

Presiden Recep Tayyip Erdogan juga mengatakan pada hari Kamis (9/10/2025) bahwa Turki akan mengambil bagian dalam upaya internasional untuk memantau implementasi gencatan senjata di Gaza.

"Insya Allah, kami sebagai Turki akan mengambil bagian dalam pasukan misi yang akan memantau implementasi perjanjian di lapangan," ujarnya dalam pidato, seraya menambahkan Ankara akan berkontribusi pada rekonstruksi Gaza.

Seorang juru bicara pemerintah Israel mengatakan kepada Reuters bahwa gencatan senjata akan berlaku dalam waktu 24 jam setelah rapat kabinet Israel yang dijadwalkan berlangsung pada hari Kamis.

Dalam 72 jam setelah berlaku, pertukaran tawanan Israel dan tahanan Palestina akan dilakukan.

Meskipun detail kesepakatan yang lebih rinci belum dipublikasikan, laporan media menunjukkan tahap pertama akan mencakup pertukaran tahanan, masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza, dan penarikan pasukan Israel dari beberapa wilayah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Catat! Minggu 28 Juni...
Catat! Minggu 28 Juni 2026 Tidak Ada CFD di Jalan Rasuna Said
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp52,85 Triliun per Mei 2026, Ini 4 Pilar Penopangnya
Aldi Taher Ungkap Rahasia...
Aldi Taher Ungkap Rahasia Rezeki Lancar, Kuncinya Muliakan Ibu dan Rajin Salat
Berita Terkini
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved