Warga Palestina Diperingatkan Tak Terburu-buru Pulang dari Pengungsian

Kamis, 09 Oktober 2025 - 18:37 WIB
loading...
Warga Palestina Diperingatkan...
Warga Gaza berada di antara puing bangunan yang dihancurkan Israel. Foto/anadolu
A A A
JALUR GAZA - Komite Nasional Tinggi untuk Ambulans dan Darurat Gaza memperingatkan warga Palestina yang mengungsi di Gaza agar tidak terburu-buru pulang. Peringatan itu muncul setelah pengumuman kesepakatan gencatan senjata antara Hamas dan Israel.

Berikut pernyataan imbauan Komite itu setelah pengumuman gencatan senjata. “Jangan terburu-buru pulang sebelum Anda sepenuhnya yakin akan dikeluarkannya instruksi dari otoritas resmi, penarikan pasukan Israel, dan keamanan jalan serta jalur evakuasi,” papar Komite itu.

“Hindari kerumunan selama proses kepulangan, dan patuhi arahan otoritas resmi yang berwenang,” ungkap Komite.

Komite menjelaskan, “Ambulans akan dikerahkan di sepanjang rute kepulangan untuk menyediakan layanan medis dan kemanusiaan, mulai dari pabrik desalinasi di utara kota Al-Qarara di Gaza selatan dan berakhir di bundaran Nabulsi di Jalan Al-Rashid, barat daya Kota Gaza.”

Warga Palestina memiliki reaksi beragam terhadap berita gencatan senjata – termasuk para pekerja bantuan.

Hani Askari, yang bekerja untuk mitra Christian Aid, Pusat Hak Asasi Manusia Palestina, mengatakan kepada badan amal tersebut bahwa ia "tidak dapat menemukan emosi yang tepat".

"Sebagian darinya adalah kelegaan dan sebagian lagi adalah rasa sakit yang mendalam," ujar pria berusia 35 tahun itu, yang mengungsi dari Gaza utara dan saat ini tinggal di Deir el-Balah.

Dia mengakui, "Ada lautan kepedihan ... Ya, harapan memang bersemi sesaat, tetapi kelelahan, kehilangan, dan ketakutan akan tetap membekas di dalam diri."

Juru bicara UNICEF, James Elder, mengunggah video dari dalam Jalur Gaza di akun Instagram-nya, mengungkapkan kelegaan dan kegembiraannya setelah pengumuman gencatan senjata.

Elder mengatakan suara drone dan penembakan tidak terdengar untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan, membuat langit di atas Gaza "sangat sunyi".

"Seorang jurnalis baru saja bertanya kepada saya: Apakah Anda membayangkan kita akan mencapai momen ini? Apakah Anda pikir kita akan mencapai tahap gencatan senjata? Saya berpikir, saya tidak pernah menyangka kita akan mencapai titik di mana 20.000 anak perempuan dan laki-laki akan terbunuh," ungkap Elder.

Ia mengaku tidak membayangkan situasi akan mencapai tingkat kegagalan seperti ini terhadap Palestina.

Namun, perwakilan UNICEF mengatakan orang-orang di Gaza masih memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik di wilayah kantong yang terkepung itu, satu-satunya yang mereka miliki.

Baca juga: Rp861 Triliun Dibutuhkan untuk Membangun Kembali Gaza yang Dihancurkan Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Spanyol Ngamuk, Sikat...
Spanyol Ngamuk, Sikat Arab Saudi 3-0 di Babak Pertama
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved