Hamas Ingin Jaminan Israel akan Akhiri Perang di Gaza saat Perundingan Hari Kedua Berakhir

Rabu, 08 Oktober 2025 - 09:09 WIB
loading...
A A A
Seorang pejabat senior Hamas yang berbicara kepada Al Jazeera dengan syarat anonim setelah perundingan hari Selasa mengindikasikan kelompok tersebut bermaksud membebaskan tawanan secara bertahap terkait dengan penarikan militer Israel dari Gaza.

Pejabat tersebut mengatakan perundingan hari Selasa berfokus pada penjadwalan pembebasan tawanan Israel dan peta penarikan pasukan Israel, dengan kelompok tersebut menekankan pembebasan sandera Israel terakhir harus bertepatan dengan penarikan terakhir pasukan Israel.

Negosiator utama Hamas, Khalil al-Hayya, mengatakan kelompok itu "tidak mempercayai pendudukan, bahkan sedetik pun", menurut Al Qahera News, media yang berafiliasi dengan pemerintah Mesir.

Ia mengatakan Hamas menginginkan "jaminan nyata" bahwa perang akan berakhir dan tidak akan dimulai kembali, menuduh Israel melanggar dua gencatan senjata sebelumnya dalam perang di Gaza.

Tetap Fleksibel


Meskipun masih terdapat tanda-tanda perbedaan pendapat, perundingan ini tampaknya menjadi tanda kemajuan yang paling menjanjikan dalam upaya mengakhiri perang, dengan Israel dan Hamas sama-sama mendukung banyak bagian dari rencana Trump.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, mengatakan para mediator – Qatar, Mesir, dan Turki – tetap fleksibel dan mengembangkan gagasan seiring berjalannya perundingan gencatan senjata.

“Kami tidak berpegang pada prasangka dalam negosiasi. Kami mengembangkan formulasi ini selama perundingan itu sendiri, yang sedang berlangsung saat ini,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Berita Terkini
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved