Israel Peringati 2 Tahun Serangan 7 Oktober Hamas, Pemicu Perang Habis-habisan di Gaza
Selasa, 07 Oktober 2025 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
Ratusan penyintas serangan di festival musik Nova menghadiri upacara peringatan pada hari Minggu bersama para mantan sandera dan keluarga korban.
"Malaikat ini seharusnya berusia 27 tahun hari ini. Saya menghayati kenangan itu seolah-olah baru satu jam yang lalu," ujar Ofir Dor, yang putranya, Idan Dor, tewas di festival tersebut, sambil berdiri di bawah tugu peringatan yang menampilkan wajah para korban.
Peringatan tersebut dibayangi oleh harapan bahwa perang di Gaza akhirnya akan segera berakhir. Para negosiator dari Hamas dan Israel berkumpul di Mesir pada hari Senin untuk memulai perundingan tidak langsung guna menyelesaikan detail pembebasan semua sandera yang ditahan di Gaza dan pemulangan hampir 2.000 tahanan Palestina, serta penarikan awal pasukan Israel dari Gaza.
Ronde perundingan ini, meskipun masih jauh dari kesepakatan, telah menghasilkan lebih banyak antusiasme daripada upaya perdamaian mana pun sejak gencatan senjata terakhir gagal pada pertengahan Maret.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia berharap dapat mengumumkan pembebasan para sandera "dalam beberapa hari mendatang", sementara Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam Hamas dengan "pemusnahan total" jika kesepakatan itu tidak tercapai.
Beberapa acara peringatan telah diubah menjadi demonstrasi untuk mendesak pemerintah mencapai kesepakatan guna memulangkan para sandera dan mengakhiri perang. Dalam sebuah demonstrasi di Lapangan Sandera di Tel Aviv pada Sabtu malam, keluarga-keluarga menuntut agar Netanyahu menyetujui rencana Trump untuk mengakhiri perang di Gaza.
"Malaikat ini seharusnya berusia 27 tahun hari ini. Saya menghayati kenangan itu seolah-olah baru satu jam yang lalu," ujar Ofir Dor, yang putranya, Idan Dor, tewas di festival tersebut, sambil berdiri di bawah tugu peringatan yang menampilkan wajah para korban.
Peringatan tersebut dibayangi oleh harapan bahwa perang di Gaza akhirnya akan segera berakhir. Para negosiator dari Hamas dan Israel berkumpul di Mesir pada hari Senin untuk memulai perundingan tidak langsung guna menyelesaikan detail pembebasan semua sandera yang ditahan di Gaza dan pemulangan hampir 2.000 tahanan Palestina, serta penarikan awal pasukan Israel dari Gaza.
Ronde perundingan ini, meskipun masih jauh dari kesepakatan, telah menghasilkan lebih banyak antusiasme daripada upaya perdamaian mana pun sejak gencatan senjata terakhir gagal pada pertengahan Maret.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia berharap dapat mengumumkan pembebasan para sandera "dalam beberapa hari mendatang", sementara Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam Hamas dengan "pemusnahan total" jika kesepakatan itu tidak tercapai.
Beberapa acara peringatan telah diubah menjadi demonstrasi untuk mendesak pemerintah mencapai kesepakatan guna memulangkan para sandera dan mengakhiri perang. Dalam sebuah demonstrasi di Lapangan Sandera di Tel Aviv pada Sabtu malam, keluarga-keluarga menuntut agar Netanyahu menyetujui rencana Trump untuk mengakhiri perang di Gaza.
Lihat Juga :