Indonesia dan Negara Islam Lainnya Sambut Baik atas Tanggapan Hamas pada Proposal Trump

Minggu, 05 Oktober 2025 - 21:48 WIB
loading...
Indonesia dan Negara...
Indonesia dan negara Islam lainnya sambut baik atas tanggapan Hamas pada proposal Trump. Foto/X
A A A
JAKARTA - Indonesia bersama negara-negara Arab dan Muslim pada hari Minggu menyambut baik pendekatan Hamas terhadap proposal yang diajukan oleh Presiden AS Donald Trump dan kesiapan kelompok tersebut untuk membebaskan para sandera. Padahal, perang Gaza belum tentu berakhit.

Pernyataan bersama tersebut dikeluarkan oleh menteri luar negeri Arab Saudi, Yordania, UEA, Qatar, Mesir, Indonesia, Turki, dan Pakistan, dan muncul setelah tanggapan positif dari kelompok pejuang Palestina Hamas terhadap proposal perdamaian untuk mengakhiri konflik di Jalur Gaza yang diajukan oleh Trump.

Para menteri luar negeri "menyambut baik langkah-langkah yang diambil Hamas terkait... usulan Trump untuk mengakhiri perang di Gaza, membebaskan semua sandera, baik yang hidup maupun yang telah meninggal, dan segera memulai negosiasi mengenai mekanisme implementasi."

Baca Juga: Mesir Pertemukan Pejabat Israel dan Hamas untuk Bahas Masa Depan Gaza

Rencana Trump menyatakan bahwa semua sandera akan dikembalikan oleh Hamas "dalam waktu 72 jam setelah Israel secara terbuka menerima perjanjian ini."

Melansir Al Arabiya, usulan Trump juga menyatakan bahwa setelah itu, Israel akan membebaskan 250 tahanan Palestina yang menjalani hukuman seumur hidup, ditambah 1.700 warga Gaza yang ditangkap sejak 7 Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak. Untuk setiap sandera Israel yang jenazahnya dibebaskan, Israel akan membebaskan jenazah 15 warga Gaza yang telah meninggal, demikian bunyi rencana Trump.

Para menteri luar negeri juga menyambut baik kesiapan Hamas untuk menyerahkan pemerintahan Gaza kepada Komite Administratif Palestina transisi yang terdiri dari para teknokrat independen.

Para menteri luar negeri Arab dan Muslim memuji seruan Trump kepada Israel untuk "segera" menghentikan pengeboman di Gaza, sembari menyatakan "penghargaan atas komitmennya untuk membangun perdamaian di kawasan tersebut."

"Mereka juga menegaskan bahwa perkembangan tersebut merupakan peluang nyata untuk mencapai gencatan senjata yang komprehensif dan berkelanjutan, serta untuk mengatasi kondisi kemanusiaan kritis yang dihadapi masyarakat di Jalur Gaza," ujar para menteri dalam pernyataan tersebut.

Para menteri menegaskan kembali komitmen bersama mereka untuk mendukung upaya-upaya yang akan mengarah pada implementasi proposal tersebut dan untuk segera mengakhiri perang di Gaza serta mencapai kesepakatan yang menjamin pengiriman bantuan tanpa batas ke Gaza.

Para diplomat tinggi juga menegaskan kembali pentingnya "mengembalikan Otoritas Palestina ke Gaza, menyatukan Gaza dan Tepi Barat, serta mencapai mekanisme keamanan yang menjamin keamanan semua pihak dengan cara yang mengarah pada penarikan penuh Israel, dan pembangunan kembali Gaza," dengan mengatakan bahwa hal ini membantu menciptakan jalan menuju perdamaian yang adil berdasarkan solusi dua negara.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Berita Terkini
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved