Profil Sujarinee Vivacharawongse, Istri Ke-2 Raja Thailand yang Dituduh Berzina dan 4 Anaknya Tak Diakui
Minggu, 05 Oktober 2025 - 11:15 WIB
loading...
A
A
A
Pertemuannya dengan Putra Mahkota Vajiralongkorn terjadi pada awal 1980-an. Hubungan mereka awalnya tidak dipublikasikan secara resmi. Namun pada pertengahan 1980-an, Sujarinee berhenti total dari dunia hiburan dan menghilang dari sorotan publik—pertanda bahwa dia mulai masuk ke kehidupan istana.
Sujarinee dan Vajiralongkorn memiliki lima anak: empat laki-laki dan satu perempuan. Mereka adalah Juthavachara Mahidol Vivacharawongse (lahir 1979), Vacharaesorn Vivacharawongse (lahir 1981), Chakriwat Vivacharawongse (lahir 1983), Vatcharawee Vivacharawongse (lahir 1985), Sirivannavari Nariratana (lahir 1987)—satu-satunya anak perempuan yang diizinkan kembali ke istana dan menjadi Putri Kerajaan.
Pada awal 1990-an, keluarga Sujarinee tampil beberapa kali dalam acara publik kerajaan, dan media Thailand mulai menyorotnya sebagai “keluarga Putra Mahkota”. Sujarinee kerap menemani Vajiralongkorn dalam upacara resmi, dan anak-anaknya mendapatkan gelar kebangsawanan.
Di mata publik, dia tampak seperti “ratu masa depan”. Namun di balik tembok istana, konflik mengeram.
Tahun 1996 menjadi titik balik dramatis. Pada bulan-bulan awal, Putra Mahkota Vajiralongkorn menuduh Sujarinee berselingkuh dengan perwira udara Thailand—sebuah tuduhan yang tidak pernah diuji di pengadilan, tetapi disiarkan secara terbuka oleh media Thailand. Televisi nasional bahkan menayangkan pernyataan resmi sang pangeran yang menyebut Sujarinee “tidak setia”.
Dalam waktu singkat, Sujarinee dan keempat putranya melarikan diri ke Inggris, lalu menetap di Amerika Serikat. Sementara itu, Vajiralongkorn membawa kembali putri bungsu mereka, Sirivannavari, ke Thailand, dan memberinya status resmi sebagai anggota keluarga kerajaan.
Tidak lama kemudian, gelar kebangsawanan Sujarinee dan keempat putranya dicabut melalui pengumuman resmi kerajaan. Mereka dianggap tidak lagi menjadi bagian dari keluarga kerajaan Thailand.
Jadi Istri Kedua, Kabur, dan Dituduh Berzina
Sujarinee dan Vajiralongkorn memiliki lima anak: empat laki-laki dan satu perempuan. Mereka adalah Juthavachara Mahidol Vivacharawongse (lahir 1979), Vacharaesorn Vivacharawongse (lahir 1981), Chakriwat Vivacharawongse (lahir 1983), Vatcharawee Vivacharawongse (lahir 1985), Sirivannavari Nariratana (lahir 1987)—satu-satunya anak perempuan yang diizinkan kembali ke istana dan menjadi Putri Kerajaan.
Pada awal 1990-an, keluarga Sujarinee tampil beberapa kali dalam acara publik kerajaan, dan media Thailand mulai menyorotnya sebagai “keluarga Putra Mahkota”. Sujarinee kerap menemani Vajiralongkorn dalam upacara resmi, dan anak-anaknya mendapatkan gelar kebangsawanan.
Di mata publik, dia tampak seperti “ratu masa depan”. Namun di balik tembok istana, konflik mengeram.
Tahun 1996 menjadi titik balik dramatis. Pada bulan-bulan awal, Putra Mahkota Vajiralongkorn menuduh Sujarinee berselingkuh dengan perwira udara Thailand—sebuah tuduhan yang tidak pernah diuji di pengadilan, tetapi disiarkan secara terbuka oleh media Thailand. Televisi nasional bahkan menayangkan pernyataan resmi sang pangeran yang menyebut Sujarinee “tidak setia”.
Dalam waktu singkat, Sujarinee dan keempat putranya melarikan diri ke Inggris, lalu menetap di Amerika Serikat. Sementara itu, Vajiralongkorn membawa kembali putri bungsu mereka, Sirivannavari, ke Thailand, dan memberinya status resmi sebagai anggota keluarga kerajaan.
Tidak lama kemudian, gelar kebangsawanan Sujarinee dan keempat putranya dicabut melalui pengumuman resmi kerajaan. Mereka dianggap tidak lagi menjadi bagian dari keluarga kerajaan Thailand.
Lihat Juga :