Dari Mavi Marmara hingga Sumud, 10 Armada Kemanusiaan yang Berlayar Gaza

Senin, 06 Oktober 2025 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Madleen membawa beberapa ratus kilogram tepung, beras, susu formula bayi, serta kebutuhan medis dan sanitasi untuk warga Palestina di Jalur Gaza yang diblokade.

9. Handalla

Pada 26 Juli, angkatan laut Israel mencegat kapal bantuan Handala saat mendekati pantai Gaza.

Kapal tersebut menahan seluruh 21 aktivis di dalamnya, dan mengawalnya ke Ashdod.

Kapal tersebut telah mencapai sekitar 70 mil laut dari Gaza, melampaui jarak yang ditempuh Madleen, yang hanya 110 mil sebelum dihentikan.

10. Global Sumud Flotilla

Pakar hukum Sergey Vasiliev mengatakan serangan Israel terhadap armada bantuan adalah tindakan ilegal dan melanggar hukum internasional.

"Penahanan Israel terhadap Armada Sumud atau Spirit of Humanity di laut lepas dan/atau di perairan teritorial Palestina di lepas pantai Gaza melanggar hukum internasional," ujar Vasiliev, seorang profesor hukum internasional di Universitas Terbuka Belanda, kepada Anadolu.

Vasiliev juga mengatakan blokade laut Gaza yang berkepanjangan dan agresif adalah tindakan ilegal.

"Blokade ini tidak memiliki tujuan lain selain membuat penduduk sipil kelaparan dan merampas hak-hak mereka yang penting untuk bertahan hidup, yang melanggar Pasal 54 Protokol Tambahan I Konvensi Jenewa dan hukum kebiasaan internasional," ujarnya, seraya menambahkan bahwa hal itu menyebabkan kerugian yang tidak proporsional bagi warga sipil di Gaza.

Spirit of Humanity saat ini, seperti pendahulunya, tidak menimbulkan ancaman bagi Israel, ujarnya.

"Ini adalah inisiatif sipil murni tanpa niat atau kapasitas untuk melibatkan pasukan Israel secara militer; satu-satunya tujuannya adalah untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan. Pengiriman bantuan tidak boleh dicegah secara hukum oleh blokade laut."

Ia berpendapat bahwa intersepsi kapal dan penolakan lintas secara sewenang-wenang, ditambah dengan pelecehan, penahanan, atau penculikan aktivis di atas kapal, tidak sesuai dengan kewajiban Israel berdasarkan hukum humaniter internasional untuk memfasilitasi bantuan kemanusiaan dan peraturan yang berlaku tentang blokade laut.

"Intersepsi kapal berbendera asing yang membawa bantuan kemanusiaan dalam konteks ini merupakan campur tangan terhadap kedaulatan negara bendera dan merupakan penggunaan kekuatan yang melanggar hukum terhadap mereka. Negara bendera yang relevan dapat berupaya untuk menegakkan hak-hak mereka berdasarkan hukum internasional," kata Vasiliev.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Rusia Klaim Kuasai Benteng...
Rusia Klaim Kuasai Benteng Pertahanan Terkuat Ukraina di Konstantinovka, Tewaskan 13.500 Tentara
Demam Piala Dunia, 13...
Demam Piala Dunia, 13 Anjing Pakai Jersey Timnas Argentina Curi Perhatian di Buenos Aires
Rekomendasi
Amerika Serikat vs Belgia:...
Amerika Serikat vs Belgia: Setan Merah Siap Pulangkan Tuan Rumah Terakhir?
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
Di Forum Dialog 194...
Di Forum Dialog 194 Negara, Menkum Supratman Dorong Tata Kelola Royalti untuk Musik dan Jurnalistik
Berita Terkini
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved