Dari Mavi Marmara hingga Sumud, 10 Armada Kemanusiaan yang Berlayar Gaza

Senin, 06 Oktober 2025 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Serangan tersebut, yang sangat menegangkan hubungan Turki-Israel, mendorong Ankara untuk menuntut permintaan maaf resmi, kompensasi, dan diakhirinya blokade.

3. Tahrir dan MV Saoirse

Pada November 2011, pasukan angkatan laut Israel mencegat dua kapal, Tahrir Kanada dan MV Saoirse Irlandia, di perairan internasional sekitar 50 mil laut dari Gaza.

Berlayar di bawah bendera "Gelombang Kebebasan ke Gaza", kapal-kapal tersebut membawa para aktivis yang berusaha menembus blokade.

Semua penumpang ditahan dan kemudian dideportasi.

4. Marianne

Pada Juni 2015, kapal Swedia Marianne dicegat oleh pasukan Israel sekitar 100 mil laut dari Gaza.

Kapal tersebut merupakan bagian dari Armada Kebebasan III, yang membawa 48 aktivis hak asasi manusia dan jurnalis.

Sebagian besar peserta ditahan di Penjara Givon Israel sebelum dibebaskan.

Marianne dibawa ke Pelabuhan Ashdod, sementara tiga kapal lainnya dalam kelompok itu dipulangkan.

6. Al-Awda dan Freedom

Pada musim panas 2018, dua kapal, Al-Awda dan Freedom, mencoba memprotes blokade tersebut.

Pada 29 Juli dan 3 Agustus, mereka dicegat dan ditangkap dalam misi Freedom Flotilla lainnya.

Kapal-kapal tersebut dihentikan di perairan internasional, dan para aktivis di atas kapal melaporkan dipukuli selama penangkapan tersebut.

7. Conscience

Pada 2 Mei 2025, kapal Koalisi Freedom Flotilla, Conscience, diserang oleh pesawat tanpa awak di perairan internasional di lepas pantai Malta saat dalam perjalanan ke Gaza.

Koalisi, yang mengoperasikan kapal tersebut, menuduh Israel sebagai pelaku serangan tersebut. Dalam sebuah pernyataan, kelompok itu mengatakan: "Duta besar Israel harus dipanggil dan bertanggung jawab atas pelanggaran hukum internasional, termasuk blokade yang sedang berlangsung dan pemboman kapal sipil kami di perairan internasional."

Pemerintah Malta mengatakan 16 orang — 12 awak kapal dan empat warga sipil — berada di dalamnya.

8. Madleen

Madleen, sebuah kapal sepanjang 18 meter yang merupakan bagian dari misi yang diorganisir oleh Freedom Flotilla Coalition (FFC), dicegat oleh angkatan laut Israel di perairan internasional pada 9 Juni 2025.

Kurang dari 100 mil laut dari Gaza, seluruh 12 orang di dalamnya – termasuk 11 aktivis internasional dan seorang jurnalis – ditahan, dan kapal tersebut ditarik ke Pelabuhan Ashdod, Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved