8 Selir Paling Terkenal dalam Sejarah, Salah Satunya Marie Antoinette yang Jadi Ikon Budaya Modern
Sabtu, 04 Oktober 2025 - 19:50 WIB
loading...
A
A
A
Henry naik takhta Inggris 2 tahun kemudian sebagai Raja Henry II, menjadikan Eleanor permaisuri yang berkuasa sekali lagi. Hubungan mereka juga segera runtuh, dan setelah mendukung pemberontakan yang dipimpin oleh putranya, Henry, ia dipenjara pada tahun 1173, dan dibebaskan pada masa pemerintahan putranya, Richard si Hati Singa. Ia bertindak sebagai wali Richard saat Richard pergi berperang, dan hidup hingga masa pemerintahan putra bungsunya, Raja John.
Sara Cockerill dan Dan Snow membahas kehidupan Eleanor dari Aquitaine yang panjang dan luar biasa. Diselingi oleh periode petualangan di luar negeri, pemenjaraan, dan penggunaan kekuatan keras.
Cerdas, modis, dan menawan, ia menantang otoritas laki-laki yang tampak di sekitarnya, mempertahankan pendiriannya di lingkungan yang maskulin, diam-diam memperjuangkan iman Protestan, dan melahirkan salah satu calon penguasa Inggris yang paling luar biasa: Elizabeth I.
Namun, kepribadiannya yang berapi-api justru menjadi kehancurannya, dan pada 19 Mei 1536 ia dieksekusi karena pengkhianatan melalui konspirasi yang kemungkinan besar diatur oleh Thomas Cromwell, yang dengannya ia menjalin hubungan yang dingin.
Meskipun kini menjadi ikon budaya yang modis, pemerintahannya tidak populer semasa hidupnya. Dengan pengeluarannya yang selangit dan berkonflik langsung dengan rakyat Prancis yang kelaparan, ia dijadikan kambing hitam atas banyak masalah keuangan negara, dan selama Revolusi Prancis, ia dan suaminya dieksekusi dengan guillotine.
Ia juga seorang pejuang hak asasi manusia, mendirikan salah satu sekolah putri paling bergengsi di India, Sekolah Umum Putri Maharani Gayatri Devi, dan memperjuangkan hak-hak para tahanan. Ia sendiri ditangkap dan dipenjarakan di Penjara Tihar pada tahun 1975 selama masa Darurat, sebuah era yang diberlakukan oleh Perdana Menteri Indira Gandhi, yang seringkali ditentang langsung oleh Gayatri Devi.
Sara Cockerill dan Dan Snow membahas kehidupan Eleanor dari Aquitaine yang panjang dan luar biasa. Diselingi oleh periode petualangan di luar negeri, pemenjaraan, dan penggunaan kekuatan keras.
6. Anne Boleyn (1501-1536)
Lama difitnah sebagai penggoda yang merayu Henry VIII agar memutuskan hubungan dengan Roma, kisah Anne Boleyn telah lama memikat penonton melalui pendakiannya yang memukau menuju kekuasaan dan kejatuhannya yang tragis.Cerdas, modis, dan menawan, ia menantang otoritas laki-laki yang tampak di sekitarnya, mempertahankan pendiriannya di lingkungan yang maskulin, diam-diam memperjuangkan iman Protestan, dan melahirkan salah satu calon penguasa Inggris yang paling luar biasa: Elizabeth I.
Namun, kepribadiannya yang berapi-api justru menjadi kehancurannya, dan pada 19 Mei 1536 ia dieksekusi karena pengkhianatan melalui konspirasi yang kemungkinan besar diatur oleh Thomas Cromwell, yang dengannya ia menjalin hubungan yang dingin.
7. Marie Antoinette (1755-1793)
Mungkin yang paling terkenal dalam daftar ini adalah Marie Antoinette, Ratu Prancis dan permaisuri Louis XVI. Lahir di Austria pada tahun 1755, Marie Antoinette bergabung dengan istana kerajaan Prancis pada usia 14 tahun setelah pernikahannya yang mewah di Istana Versailles.Meskipun kini menjadi ikon budaya yang modis, pemerintahannya tidak populer semasa hidupnya. Dengan pengeluarannya yang selangit dan berkonflik langsung dengan rakyat Prancis yang kelaparan, ia dijadikan kambing hitam atas banyak masalah keuangan negara, dan selama Revolusi Prancis, ia dan suaminya dieksekusi dengan guillotine.
8. Gayatri Devi (1919-2009)
Gayatri Devi menikah dengan Maharaja Sawai Man Singh II pada tanggal 9 Mei 1940, dan menjadi Maharani Jaipur. Salah satu Maharani paling modern di India, Gayatri Devi sangat terlibat dalam politik saat itu, dan merupakan politisi yang sukses di Partai Swatantra selama 12 tahun.Ia juga seorang pejuang hak asasi manusia, mendirikan salah satu sekolah putri paling bergengsi di India, Sekolah Umum Putri Maharani Gayatri Devi, dan memperjuangkan hak-hak para tahanan. Ia sendiri ditangkap dan dipenjarakan di Penjara Tihar pada tahun 1975 selama masa Darurat, sebuah era yang diberlakukan oleh Perdana Menteri Indira Gandhi, yang seringkali ditentang langsung oleh Gayatri Devi.
(ahm)
Lihat Juga :