Hamas Siap Serahkan Semua Sandera Israel dan Pemerintahan Jalur Gaza
Sabtu, 04 Oktober 2025 - 06:23 WIB
loading...
A
A
A
Para Mediator Menyambut Baik Pernyataan Hamas
Melaporkan dari Washington DC, Rosalind Jordan dari Al Jazeera mengatakan, “Hamas tampaknya bersedia menerima beberapa, jika tidak sebagian besar, proposal."
Ia mengatakan, “Perundingan lebih lanjut diharapkan akan terjadi dan semua hal perlu dibahas agar kedua belah pihak, atau semua pihak, menyetujui semua poin."
Mediator Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan pihaknya menyambut baik tanggapan kelompok tersebut terhadap rencana Trump.
Juru bicara Majed al-Ansari mengatakan Qatar telah mulai bekerja sama dengan sesama mediator, Mesir, dan Amerika Serikat, untuk melanjutkan perundingan mengenai proposal tersebut.
Mesir menyatakan harapannya akan adanya "perkembangan positif" dan akan bekerja sama dengan negara-negara Arab, AS, dan negara-negara Eropa untuk mencapai gencatan senjata permanen di Gaza.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres merasa terdorong oleh pernyataan Hamas dan mendesak berbagai pihak "memanfaatkan kesempatan untuk mengakhiri konflik tragis di Gaza", menurut juru bicara Stephane Dujarric.
Tanggapan kelompok tersebut terhadap rencana 20 poin tersebut datang saat Israel melanjutkan serangannya di Gaza, dengan laporan Israel menggunakan kendaraan kendali jarak jauh yang berisi bahan peledak untuk menghancurkan seluruh permukiman di Kota Gaza yang terkepung setelah mengeluarkan tuntutan "kesempatan terakhir" agar ratusan ribu warga Palestina yang terjebak meninggalkan pusat kota tersebut.
Lebih dari 66.200 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, telah tewas dalam serangan Israel di Gaza sejak Oktober 2023, menurut otoritas kesehatan Palestina.
Baca juga: Akibat Serangan Israel, 42 Ribu Orang di Gaza Termasuk Anak-anak Cacat Seumur Hidup
(sya)
Lihat Juga :