Hamas Siap Serahkan Semua Sandera Israel dan Pemerintahan Jalur Gaza

Sabtu, 04 Oktober 2025 - 06:23 WIB
loading...
A A A
"Ini bukan hanya tentang Gaza, ini tentang PERDAMAIAN yang telah lama dinantikan di Timur Tengah," ujar Trump.

Jendela untuk Negosiasi?


Ali Hashem dari Al Jazeera mengatakan pernyataan Hamas membuka "jendela untuk negosiasi". "Dalam 48 jam ke depan, ada kemungkinan untuk banyak pertukaran," ujarnya.

Hashem mengatakan keraguan kelompok tersebut terhadap usulan "Dewan Perdamaian" adalah karena usulan tersebut "mengisolasi Gaza dari seluruh perjuangan Palestina".

"Mereka (Hamas) tidak ingin melihat Gaza terisolasi dari gambaran yang lebih besar," papar dia.

Rencana Trump tidak memberikan jalan bagi reunifikasi dengan Tepi Barat yang diduduki Israel di masa depan sebagai negara Palestina.

Kelompok bersenjata itu juga mengatakan menghargai "upaya Arab, Islam, dan internasional, serta upaya Presiden AS Donald Trump" untuk menyelesaikan konflik tersebut.

"Hamas menunjukkan banyak hal positif di sini dengan menerima semangat dokumen tersebut dan memuji inisiatif Presiden Trump. Dengan cara ini, mereka menunjukkan mereka siap untuk mengulurkan tangan," ungkap Hashem.

Dia menjelaskan, "Namun, mereka memiliki keraguan, mereka memiliki beberapa poin yang ingin mereka klarifikasi, dan keputusan sekarang ada di tangan Presiden Trump."

Setelah pernyataan tersebut dirilis, pejabat senior Hamas, Mousa Abu Marzouk, menyatakan secara langsung bahwa Hamas menolak "Dewan Perdamaian".

"Kami tidak akan pernah menerima siapa pun yang bukan warga Palestina untuk mengendalikan Palestina," ujarnya, seraya menambahkan Blair akan sangat tidak diterima karena perannya dalam invasi Irak yang dipimpin AS pada tahun 2003.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Hendak Demo di Patung...
Hendak Demo di Patung Kuda, Ratusan Mahasiswa Diadang Polisi di Semanggi
Berita Terkini
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved