Presiden Turki Erdogan Peringati 838 Tahun Penaklukan Yerusalem

Jum'at, 03 Oktober 2025 - 16:52 WIB
loading...
Presiden Turki Erdogan...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto/anadolu
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Kamis (2/10/2025) memperingati 838 tahun penaklukan Yerusalem. Peringatan itu seiring perang genosida yang dilancarkan Israel di Jalur Gaza dan upaya mencaplok Kota Gaza.

"Pada peringatan 838 tahun Penaklukan Yerusalem, saya mengenang dengan penuh belas kasihan Salahuddin al-Ayyub, penakluk kedua kota suci ini, dan para prajuritnya yang heroik," ujar Erdogan di platform media sosial Turki NSosyal.

Erdogan juga menyatakan tekadnya untuk "berjuang dengan penuh tekad" demi Yerusalem, yang menurutnya merupakan "warisan yang dipercayakan kepada kita" oleh Nabi Muhammad dan para nabi pendahulunya.

Yerusalem, yang mencakup kiblat pertama umat Islam, Masjid al-Aqsa, ditaklukkan kembali oleh Ayyubi pada tahun 1187.

Sebelumnya, Erdogan menyatakan memastikan warga Palestina mendapatkan perdamaian abadi yang layak mereka dapatkan adalah tugas dunia Islam pertama-tama terhadap Gaza, kemudian komunitas global. Pernyataan itu muncul awal bulan ini, saat pembukaan tahun legislatif baru parlemen Turki.

Erdogan menekankan parlemen telah "lulus ujian Gaza dengan bangga," menambahkan parlemen melakukannya "dengan cara yang sesuai dengan sejarah dan karakter nasional kita."

Ia mengatakan respons paling kuat terhadap tindakan Israel yang sedang berlangsung di Gaza telah muncul dari ruang sidang parlemen, yang menyoroti sikap vokal Turki terhadap krisis kemanusiaan ini.

Presiden berjanji Turki akan melanjutkan perjuangannya hingga negara Palestina yang berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya didirikan di sepanjang perbatasan tahun 1967.

Pernyataan Erdogan muncul hanya beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana 20 poin untuk mengakhiri perang Israel di Gaza.

Rencana tersebut menyerukan pertukaran tahanan, pelucutan senjata Hamas sepenuhnya, penarikan pasukan Israel secara bertahap, dan pembentukan komite Palestina yang teknokratis dan apolitis untuk memerintah wilayah kantong tersebut.

Jalan menuju penentuan nasib sendiri dan kenegaraan Palestina diuraikan dalam rencana tersebut sebagai kemungkinan – tetapi bukan jaminan.

Baca juga: Mesir Peringatkan Celah dalam Rencana Trump, Gedung Putih Tunggu Tanggapan Hamas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Status Triliuner Elon...
Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok
Rekomendasi
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved