Presiden Turki Erdogan Peringati 838 Tahun Penaklukan Yerusalem
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Presiden berjanji Turki akan melanjutkan perjuangannya hingga negara Palestina yang berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya didirikan di sepanjang perbatasan tahun 1967.
Pernyataan Erdogan muncul hanya beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana 20 poin untuk mengakhiri perang Israel di Gaza.
Rencana tersebut menyerukan pertukaran tahanan, pelucutan senjata Hamas sepenuhnya, penarikan pasukan Israel secara bertahap, dan pembentukan komite Palestina yang teknokratis dan apolitis untuk memerintah wilayah kantong tersebut.
Jalan menuju penentuan nasib sendiri dan kenegaraan Palestina diuraikan dalam rencana tersebut sebagai kemungkinan – tetapi bukan jaminan.
Baca juga: Mesir Peringatkan Celah dalam Rencana Trump, Gedung Putih Tunggu Tanggapan Hamas
Pernyataan Erdogan muncul hanya beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana 20 poin untuk mengakhiri perang Israel di Gaza.
Rencana tersebut menyerukan pertukaran tahanan, pelucutan senjata Hamas sepenuhnya, penarikan pasukan Israel secara bertahap, dan pembentukan komite Palestina yang teknokratis dan apolitis untuk memerintah wilayah kantong tersebut.
Jalan menuju penentuan nasib sendiri dan kenegaraan Palestina diuraikan dalam rencana tersebut sebagai kemungkinan – tetapi bukan jaminan.
Baca juga: Mesir Peringatkan Celah dalam Rencana Trump, Gedung Putih Tunggu Tanggapan Hamas
(sya)
Lihat Juga :