Terungkap! Israel Bayar Buzzer Rp121 Juta Per Postingan yang Tepis Genosida Gaza
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
Perang Digital dan Keterlibatan Barat
Mengutip laporan Al Mayadeen, Jumat (3/10/2025), nama "Esther Project" mirip dengan "Project Esther" dari Heritage Foundation, sebuah inisiatif AS yang berupaya mencap para pengkritik Israel sebagai antisemit atau simpatisan teroris.
Meskipun belum ada hubungan formal yang terbukti, kedua upaya tersebut mencerminkan strategi bersama: mengkriminalisasi solidaritas dengan Palestina sambil memperkuat suara-suara pro-Israel melalui manipulasi media digital.
Para analis memperingatkan bahwa kampanye disinformasi yang didanai rezim Zionis tersebut tidak hanya mendistorsi realitas tetapi juga mengeksploitasi ketidaktahuan audiens Barat, mengubah platform budaya populer dan gaya hidup menjadi alat perang psikologis.
"Kita harus melawan," kata Netanyahu kepada para pembantunya, sebuah pernyataan yang menurut para kritikus menunjukkan ketergantungan pemerintah pada pengaruh yang dibayar, alih-alih kebenaran, untuk mempertahankan dukungan Barat.
Investigasi oleh Responsible Statecraft menawarkan gambaran langka tentang bagaimana Israel mengekspor perang informasinya ke ekosistem media sosial Barat, menghabiskan dana publik untuk meredam suara-suara Palestina dan menutupi kekejaman di Gaza.
(mas)
Lihat Juga :