Putin Balas Trump yang Sebut Rusia Macan Kertas: Lalu NATO Itu Apa?

Jum'at, 03 Oktober 2025 - 07:50 WIB
loading...
Putin Balas Trump yang...
Presiden Rusia Vladimir Putin mempertanyakan kehebatan NATO dalam perang di Ukraina sebagai balasan setelah Presiden AS Donald Trump sebut Rusia macan kertas. Foto/Sputnik/Grigory Sysoev
A A A
SOCHI - Presiden Rusia Vladimir Putin telah membalas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Rusia sebagai "macan kertas" dalam perang melawan Ukraina. Pemimpin Kremlin itu mempertanyakan kehebatan NATO dalam perang tersebut.

Dalam sebuah pidato di forum kebijakan luar negeri di Rusia selatan, Putin menjanjikan respons signifikan terhadap militerisasi Eropa.

Hubungan antara Rusia dan Uni Eropa memburuk setelah Moskow mengirim pasukan ke Ukraina, yang mendorong blok Barat tersebut untuk memperkuat pertahanannya.

Baca Juga: Kremlin Jawab Hinaan Trump: Rusia Beruang Sungguhan, Bukan Macan Kertas!

"Kami memantau dengan saksama meningkatnya militerisasi Eropa," ujarnya kepada para peserta forum, seraya menambahkan: "Tindakan balasan oleh Rusia tidak akan lama. Respons terhadap ancaman semacam itu akan sangat signifikan."

"Rusia tidak akan pernah menunjukkan kelemahan atau keraguan," imbuh Putin.

Insiden serbuan pesawat nirawak di Denmark dan klaim serangan udara dari Moskow di Estonia dan Polandia telah meningkatkan kekhawatiran bahwa perang Rusia melawan Ukraina dapat meluas hingga ke perbatasan Eropa.

Putin menuduh Eropa memicu histeria untuk membenarkan peningkatan anggaran militer dan mengatakan Rusia tidak menimbulkan ancaman. "Tenang saja," kata Presiden Rusia tersebut.

Dia mengeklaim Rusia sedang memerangi aliansi NATO di Ukraina dan mencemooh komentar Trump yang menyebut Rusia sebagai "macan kertas".

"Tetapi mengingat kita berperang dengan seluruh blok NATO dan terus maju, merasa percaya diri, dan kita masih disebut macan kertas, lalu NATO sendiri itu apa?" tanya Putin, seperti dikutip AFP, Jumat (3/10/2025).

Pemimpin Rusia itu juga menyalahkan Kyiv atas serangan di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang dikuasai pasukan Moskow, memperingatkan bahwa Moskow mungkin akan membalasnya.

PLTN Zaporizhzhia, pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa—yang sedang dalam mode pemadaman dingin—kehilangan daya lebih dari seminggu yang lalu, pemadaman terlama sejauh ini.

Rusia dan Ukraina saling menyalahkan atas serangan terhadap jaringan listrik fasilitas tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Denny Sumargo Klarifikasi...
Denny Sumargo Klarifikasi Rumor Selingkuh, Tegaskan Momen di CCTV Hanya Syuting
400 Ribu Anak Muda Idap...
400 Ribu Anak Muda Idap Diabetes, BPJS Kesehatan Gelar Fun Run untuk Kampanye Hidup Sehat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
Berita Terkini
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved