Otoritas Palestina Dukung Rencana Perdamaian Trump

Rabu, 01 Oktober 2025 - 08:16 WIB
loading...
Otoritas Palestina Dukung...
Perdana Menteri Palestina Mohammad Mustafa. Foto/anadolu
A A A
TEPI BARAT - Otoritas Palestina (PA) menyatakan menyambut baik "upaya tulus dan penuh tekad" Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mencapai perdamaian di Gaza. Pernyataan itu muncul setelah Trump mengumumkan peta jalannya untuk menghentikan pertempuran antara Israel dan Hamas.

Rencana berisi 20 poin tersebut, yang dirilis Gedung Putih saat pertemuan Trump dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Senin, menyerukan gencatan senjata segera dan pertukaran semua sandera yang ditahan Hamas dengan tahanan Palestina di Israel.

Rencana tersebut bertujuan mengubah Gaza menjadi "zona deradikalisasi dan bebas teror" setelah penarikan pasukan Israel, dengan Hamas dikecualikan dari pemerintahan daerah kantong tersebut.

Otoritas Palestina, yang memerintah Tepi Barat, mengatakan pada hari Selasa (30/9/2025) bahwa mereka yakin dengan kemampuan Trump menemukan jalan menuju perdamaian di Gaza.

Kemitraan dengan AS sangat penting dalam menciptakan stabilitas di kawasan tersebut, tambahnya.

“Pertempuran harus diakhiri melalui perjanjian komprehensif yang menjamin pengiriman bantuan kemanusiaan yang memadai ke Gaza, pembebasan sandera dan tahanan, pembentukan mekanisme untuk melindungi rakyat Palestina... mencegah aneksasi tanah, menghentikan penggusuran warga Palestina, mengakhiri tindakan sepihak yang melanggar hukum internasional, membebaskan pendapatan pajak Palestina yang ditahan, dan mengarah pada penarikan penuh Israel,” ungkap pernyataan tersebut.

"Ini akan... membuka jalan menuju perdamaian yang adil berdasarkan solusi dua negara, dengan Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat hidup berdampingan dengan Negara Israel dalam keamanan, perdamaian, dan hubungan bertetangga yang baik, sesuai dengan legitimasi internasional," menurut Otoritas Palestina.

Hamas telah menyatakan akan mempelajari proposal AS "dengan itikad baik." Menurut sumber NBC, kelompok tersebut cenderung menerima rencana tersebut dan akan menyampaikan tanggapannya kepada mediator Mesir dan Qatar pada hari Rabu.

Namun, Jihad Islam Palestina, yang berjuang bersama Hamas, menolak peta jalan Trump, menyebutnya sebagai "resep untuk menghancurkan kawasan tersebut."

Militer Israel telah membunuh lebih dari 66.000 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 168.000 lainnya terluka di wilayah kantong tersebut, menurut otoritas kesehatan setempat.

Baca juga: Kapal Fregat Italia akan Segera Tinggalkan Pengawalan Armada Bantuan Gaza Jelang Zona Kritis
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved