Pernah Pengalaman Jadi Negara Jajahan, Palestina Sangat Penting di Irlandia?

Rabu, 01 Oktober 2025 - 17:35 WIB
loading...
A A A
Konflik Irlandia Utara, yang mempertemukan kaum nasionalis Katolik, termasuk Sinn Féin dan sayap bersenjatanya, IRA, melawan kaum unionis Protestan yang didukung oleh Inggris, berakhir pada tahun 1998 dengan Perjanjian Jumat Agung.

5. Ingin Menerapkan Pengalaman Transformasi Irlandia ke Berbagai Belahan Dunia

Irlandia Utara tetap menjadi bagian dari Britania Raya. Sebuah majelis lokal dipilih, kabinet dibentuk, dan kelompok paramiliter dilucuti senjatanya.

"Irlandia sering menawarkan jasanya untuk mencoba dan mentransposisikan atau berbagi pengalamannya tentang proses perdamaian di wilayah lain, dan khususnya di sini terkait konflik Timur Tengah", ujar Marie-Violaine Louvet, dosen di Universitas Toulouse Jean Jaurès, kepada Euronews.

Selama beberapa dekade, para pemimpin Irlandia telah mengadvokasi Palestina dan negara Palestina sebagai cara untuk mempromosikan solusi damai atas konflik di Timur Tengah, Louvet menunjukkan.

Frank Aiken, Menteri Luar Negeri Irlandia pada tahun 1950-an dan 1960-an, merupakan pendukung vokal Palestina di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pada tahun 1958, ia membela hak untuk kembali dan kompensasi bagi pengungsi Palestina, dan pada tahun 1967 ia menyerukan penarikan pasukan Israel ke perbatasan antara Israel dan negara-negara tetangga Arabnya sebelum Perang Enam Hari.

"Dari sudut pandang diplomatik, Republik Irlandia telah menampilkan dirinya sebagai pembela hak asasi manusia, berdasarkan sejarah kolonialnya, dan telah mengangkat isu Palestina dengan khususnya membela hak untuk kembali bagi pengungsi Palestina," jelas Louvet.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kekasih Sarwendah Jadi...
Kekasih Sarwendah Jadi Sorotan, Giorgio Antonio Diduga Kenakan Jam Tangan Palsu Audemars Piguet
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Berita Terkini
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved