20.000 Orang Yahudi AS Gabung Tentara Tunggal Israel, Bermotif Ideologis, tapi Hanya Dapat Janji Palsu

Rabu, 01 Oktober 2025 - 14:40 WIB
loading...
20.000 Orang Yahudi...
Tentara Tunggal menjadi program untuk merekrut ribuan orang. Foto/X
A A A
TEL AVIV - Jaringan internasional merekrut pemuda dan pemudi untuk bertugas di militer Israel sebagai bagian dari program "tentara tunggal". Hingga 20.000 orang diperkirakan telah melakukan perjalanan dari AS sendirian untuk bertempur di Gaza sejak Oktober 2023, didorong oleh motivasi ideologis dan janji palsu.

20.000 Orang Yahudi AS Gabung Tentara Tunggal Israel, Bermotif Ideologis, tapi Hanya Dapat Janji Palsu

1. Berakhir Bunuh Diri

Pasangan Anna Belashov adalah salah satunya. Tahun lalu, ia memberikan kesaksian di hadapan Komite Urusan Imigrasi, Penyerapan, dan Diaspora Knesset, yang menangani mereka yang datang dari luar negeri untuk mendaftar di militer Israel, mengkritik perlakuan terhadap pasangannya setelah direkrut melalui program "prajurit tunggal".

"Pada Juli 2024, saya menghubungi pusat dukungan psikologis IDF untuk meminta bantuan bagi Vladislav. Hingga hari ini, saya masih menunggu mereka menelepon kembali, tetapi dia sudah tidak bersama kami lagi," kata Belashov pada 3 Desember, dilansir New Arab.

Sersan Satu Vladislav Sergienko, seorang warga negara Ukraina, mengalami trauma berat saat bertugas di Brigade Pasukan Terjun Payung IDF (Pasukan Pertahanan Israel) dan kemudian ditemukan tewas karena bunuh diri.

BacaJuga: 5 Alasan PM Israel Netanyahu Minta Maaf kepada Qatar atas Serangan di Doha

2. Mayoritas dari Bekas Negara Soviet

Di situs web militer Israel, "prajurit tunggal" didefinisikan sebagai "seseorang yang bertugas di militer yang terpisah dari keluarganya karena berbagai alasan". Ini termasuk mereka yang keluarganya tinggal di luar negeri, dan mereka yang terasing dari keluarga mereka (meskipun mereka tinggal di Israel).

Menurut data yang diterbitkan oleh Komite Imigrasi, Penyerapan, dan Diaspora pada Januari 2023, terdapat 6.973 tentara tunggal yang bertugas di militer Israel, 88 persen di antaranya adalah imigran.

Sementara itu, 13.000 tentara cadangan tunggal (tentara cadangan yang awalnya menjalani dinas militer reguler mereka sebagai tentara tunggal) bertugas dalam perang Israel di Gaza antara 7 Oktober 2023 dan Desember 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
Kirim Tentara ke Tel...
Kirim Tentara ke Tel Aviv, AS Bisa Terseret Perang Iran-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved