5 Alasan PM Israel Netanyahu Minta Maaf kepada Qatar atas Serangan di Doha

Selasa, 30 September 2025 - 17:30 WIB
loading...
5 Alasan PM Israel Netanyahu...
PM Israel Benjamin Netanyahu minta maaf kepada Qatar. Foto/X
A A A
DOHA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta maaf kepada Qatar atas tewasnya seorang warga negara Qatar dalam serangan Israel yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap para pemimpin Hamas di Doha bulan ini. Selain itu, serangan Israel tersebut juga menuai kecaman global.

5 Alasan PM Israel Netanyahu Minta Maaf kepada Qatar atas Serangan di Doha

1. Diminta Langsung Donald Trump

Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani menerima permintaan maaf tersebut pada hari Senin melalui panggilan telepon bersama dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Netanyahu selama pertemuan mereka di Gedung Putih.

"Sebagai langkah pertama, Perdana Menteri Netanyahu menyatakan penyesalannya yang mendalam bahwa serangan rudal Israel terhadap target Hamas di Qatar secara tidak sengaja menewaskan seorang prajurit Qatar," kata pernyataan Gedung Putih.

"Ia lebih lanjut menyatakan penyesalannya bahwa, dengan menargetkan kepemimpinan Hamas selama negosiasi penyanderaan, Israel melanggar kedaulatan Qatar dan menegaskan bahwa Israel tidak akan melakukan serangan seperti itu lagi di masa mendatang."

Setidaknya lima anggota Hamas berpangkat rendah dan seorang pejabat keamanan Qatar tewas dalam serangan 9 September, yang menargetkan para pemimpin senior Hamas yang terlibat dalam negosiasi proposal gencatan senjata yang didukung AS. Para pemimpin tinggi Hamas selamat dari upaya pembunuhan tersebut.

BacaJuga: Trump Sebut Sekutu AS Bodoh karena Akui Negara Palestina

2. Israel Melanggar Kedaulatan Qatar

Itu adalah serangan Israel pertama terhadap Qatar, mediator utama dalam upaya gencatan senjata dan tuan rumah pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah, Al Udeid.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Lewat Turnamen Catur,...
Lewat Turnamen Catur, Perindo Rangkul Potensi dan Minat Warga di Kabupaten Tegal
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Berita Terkini
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved