5 Alasan PM Israel Netanyahu Minta Maaf kepada Qatar atas Serangan di Doha

Selasa, 30 September 2025 - 17:30 WIB
loading...
A A A
Kementerian Luar Negeri Qatar mengonfirmasi seruan tersebut "sebagai bagian dari upaya AS untuk mengatasi dampak agresi Israel yang menargetkan permukiman di kota Doha, yang mencakup perumahan bagi delegasi negosiasi Hamas, yang mengakibatkan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Negara Qatar".

"Di awal seruan tersebut, Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden AS atas upayanya untuk mencapai perdamaian di kawasan tersebut, termasuk jaminan untuk mencegah terulangnya agresi terhadap Negara Qatar dan komitmen AS terhadap kemitraan pertahanannya dengan Qatar," kata kementerian tersebut.

"Sementara itu, Perdana Menteri Israel meminta maaf atas seruan atas serangan dan pelanggaran kedaulatan Qatar, yang mengakibatkan gugurnya warga negara Qatar, Badr Al-Dosari, dan berjanji untuk tidak mengulangi penargetan wilayah Qatar di masa mendatang."

3. Klaim Hanya Menarget Hamas, Bukan Warga Qatar

Akun resmi Netanyahu, X, mengutip pernyataannya kepada Perdana Menteri Qatar: "Bapak Perdana Menteri, saya ingin Anda tahu bahwa Israel menyesalkan tewasnya salah satu warga negara Anda dalam serangan kami. Saya ingin meyakinkan Anda bahwa Israel menargetkan Hamas, bukan Qatar.

"Saya juga ingin meyakinkan Anda bahwa Israel tidak berencana untuk melanggar kedaulatan Anda lagi di masa mendatang, dan saya telah membuat komitmen itu kepada presiden."

Perdana Menteri kemudian melanjutkan dengan menyatakan: "Israel memiliki keluhan terhadap Qatar, mulai dari dukungan untuk Ikhwanul Muslimin hingga bagaimana Israel digambarkan di Al Jazeera hingga dukungan untuk sentimen anti-Israel di kampus-kampus."

4. Dikecam PBB dan Banyak Negara

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengecam serangan di Doha sebagai "pelanggaran mencolok" terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Qatar. Serangan itu juga membuat hampir 60 negara Muslim berkumpul di Doha beberapa hari setelah serangan untuk menunjukkan solidaritas mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Satgas Ketenagakerjaan...
Satgas Ketenagakerjaan Polri Tangani 97 Kasus, Pakar: Komitmen Kapolri Lindungi Buruh
KONI Pusat Yakin Indonesia...
KONI Pusat Yakin Indonesia Cycling Mampu Berprestasi di Asian Games 2026
Kris Dayanti Borong...
Kris Dayanti Borong 2 Medali Emas di Kejuaraan Nasional Wushu
Berita Terkini
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Infografis
Tiga Alasan Netanyahu...
Tiga Alasan Netanyahu Tak Berani Melanjutkan Perang di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved