Langka, Netanyahu Telepon PM Qatar dan Minta Maaf atas Serangan Israel

Selasa, 30 September 2025 - 07:36 WIB
loading...
A A A
"Dalam panggilan telepon tersebut, Netanyahu menyatakan penyesalannya yang mendalam bahwa serangan rudal Israel terhadap target-target Hamas di Qatar secara tidak sengaja menewaskan seorang prajurit Qatar," demikian bunyi pernyataan resmi Gedung Putih, seperti dikutip Times of Israel, Selasa (30/9/2025).

"Perdana Menteri Israel lebih lanjut menyatakan penyesalannya bahwa, dengan menargetkan kepemimpinan Hamas selama negosiasi sandera, Israel telah melanggar kedaulatan Qatar dan menegaskan bahwa Israel tidak akan melakukan serangan seperti itu lagi di masa mendatang," lanjut pernyataan Gedung Putih.

"Dalam panggilan telepon tersebut, Perdana Menteri Qatar menyambut baik jaminan-jaminan ini, menekankan kesiapan Qatar untuk terus berkontribusi secara signifikan bagi keamanan dan stabilitas regional," imbuh pernyataan Gedung Putih, yang mencatat bahwa Netanyahu menyatakan komitmennya terhadap hal yang sama.

Sebuah pernyataan Qatar, yang dikeluarkan tak lama setelahnya, mengonfirmasi seruan tersebut dan menyatakan bahwa al-Thani menyatakan penolakan Qatar untuk menoleransi pelanggaran kedaulatannya, sekaligus menyampaikan kesiapan Doha untuk melanjutkan keterlibatannya dalam upaya mengakhiri perang di Jalur Gaza di bawah kerangka inisiatif presiden AS.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Netanyahu menyatakan bahwa dia mengatakan kepada al-Thani: "Israel tidak memiliki rencana untuk melanggar kedaulatan Anda lagi di masa mendatang, dan saya telah membuat komitmen itu kepada presiden [Trump]."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Maraton Microdrama Makin...
Maraton Microdrama Makin Seru di V+Short, Simak Rekomendasinya!
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
Terungkap, PM Israel...
Terungkap, PM Israel Benjamin Netanyahu Pernah Dipukul Putranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved