Langka, Netanyahu Telepon PM Qatar dan Minta Maaf atas Serangan Israel

Selasa, 30 September 2025 - 07:36 WIB
loading...
Langka, Netanyahu Telepon...
PM Israel Benjamin Netanyahu menelepon PM Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim al-Thani dan minta maaf atas serangan militer Israel di Doha pada 9 September. Panggilan telepon dilakukan dari Oval Office Gedung Putih. Foto/Gedung Putih
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu telah menelepon PM Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim al-Thani dan meminta maaf atas serangan militer Israel di Doha pada 9 September lalu. Panggilan telepon langka ini dilakukan Netanyahu dari Oval Office Gedung Putih pada hari Senin.

Serangan 9 September lalu diklaim militer Zionis Israel menargetkan pertemuan para pemimpin politik kelompok Hamas.

Meskipun serangan itu gagal menewaskan para pemimpin kunci Hamas yang menjadi targetnya, serangan itu menewaskan beberapa anggota tingkat rendah kelompok tersebut, beserta seorang petugas keamanan Qatar. Setelah serangan itu, Qatar—yang hingga saat itu memainkan peran kunci dalam negosiasi antara Israel dan Hamas di tengah perang yang sedang berlangsung di Gaza—menolak untuk bertindak sebagai mediator.

Baca Juga: Presiden AS Donald Trump Dilema, Bela Qatar atau Israel

Permintaan maaf Netanyahu pada PM Qatar disaksikan oleh Presiden AS Donald Trump. Tak lama setelah panggilan telepon tersebut, Gedung Putih merilis rencananya untuk mengakhiri perang Gaza.

Trump, dalam konferensi pers bersama Netanyahu, kemudian mengatakan bahwa Israel dan dunia Arab telah menerima rencana tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Pancasakti Run 2026...
Pancasakti Run 2026 Tawarkan Kesempatan Menuju World Marathon Majors 2027
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved