Gereja Michigan AS Ditembaki dan Dibakar, 4 Orang Tewas, 100 Agen FBI Dikerahkan

Senin, 29 September 2025 - 09:20 WIB
loading...
Gereja Michigan AS Ditembaki...
Gereja yang ramai jemaat di Michigan, AS, ditembaki dan dibakar oleh seorang pria bersenjata. Total 4 orang tewas dalam insiden ini dan 100 agen FBI dikerahkan untuk penyelidikan. Foto/Screenshot BBC
A A A
WASHINGTON - Seorang pria bersenjata menabrakkan mobilnya ke pintu depan gereja yang ramai jemaat di Michigan, Amerika Serikat (AS), pada Minggu pagi waktu setempat. Tersangka lantas mengumbar tembakan dengan senapan serbu, dan membakar gereja tersebut.

Jumlah orang yang tewas telah bertambah menjadi empat orang, termasuk tersangka yang tewas dalam baku tembak dengan petugas polisi. Beberapa lainnya terluka dan telah dibawa ke rumah sakit.

Para pejabat mengatakan serangan terhadap Church of Jesus Christ of Latter-day Saints (Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir) di Grand Blanc, sebuah kota yang berjarak 100 km di barat laut Detroit, terjadi saat kebaktian Minggu yang dihadiri ratusan jemaat.

Baca Juga: Gereja AS Ditembaki dan Dibakar, Trump Sebut Umat Kristen Jadi Target

Tersangka, yang diidentifikasi sebagai Thomas Jacob Sanford (40), asal Burton, Michigan, kemudian ditembak mati oleh polisi di tempat parkir gereja.

Pihak berwenang sedang menyelidiki insiden tersebut sebagai "tindakan kekerasan yang ditargetkan", tetapi mengatakan motifnya masih belum jelas.

Dua korban tewas akibat luka tembak, kata Kepala Polisi Kota Grand Blanc, William Renye, dalam konferensi pers pada hari Minggu.

Sedangkan kebakaran telah menyebabkan kerusakan parah pada gedung gereja dan beberapa orang masih hilang, menurut Renye.

Sebelumnya, dia mengatakan ratusan orang sedang menghadiri ibadah sekitar pukul 10.25 waktu setempat (15.25 GMT) ketika tersangka menabrakkan mobilnya ke pintu depan gereja.

Tersangka kemudian melepaskan tembakan dengan senapan serbu. "Menembakkan beberapa peluru ke arah orang-orang di dalam gereja," ujar Renye.

Menurutnya, polisi segera merespons ke tempat kejadian perkara. "Petugas terlibat baku tembak dengan orang tersebut, melumpuhkan tersangka," ujarnya.

Baca Juga: Kronologi Gereja Michigan AS Ditembaki dan Dibakar

Tersangka tewas pukul 10.33 waktu setempat, delapan menit setelah penembakan dimulai.

"Kami masih berusaha menentukan kapan dan di mana api akhirnya berasal dan bagaimana awalnya," katanya. "Namun, kami yakin itu sengaja dinyalakan oleh tersangka."

Penyidik sedang melakukan penggeledahan di properti tersangka dan memeriksa catatan telepon selulernya untuk mengungkap motifnya.

FBI memimpin penyelidikan dan telah mengerahkan tim tanggap krisis, teknisi bom, dan petugas lainnya ke lokasi kejadian, menurut Reuben Coleman, penjabat agen khusus yang bertanggung jawab atas kantor lapangan FBI di Detroit.

Juru bicara Kepolisian Negara Bagian Michigan, Kim Vetter, mengatakan kepada wartawan bahwa petugas telah menanggapi ancaman bom tambahan di beberapa lokasi lain.

"Kami telah merespons dan membersihkan lokasi-lokasi tersebut," ujarnya.

Dalam sebuah pernyataan, Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir mengonfirmasi bahwa seorang pria bersenjata melepaskan tembakan saat ibadah, dan "banyak orang terluka".

"Kami berdoa untuk kedamaian dan kesembuhan bagi semua yang terlibat," katanya.

Kepolisian Grand Blanc mengatakan bahwa 100 agen FBI telah dikerahkan untuk membantu penyelidikan.

Presiden Donald Trump mengatakan dia telah diberi pengarahan tentang penembakan tersebut, dan mengonfirmasi bahwa FBI akan memimpin penyelidikan federal.

Menulis di Truth Social, dia menggambarkannya sebagai "serangan terarah lainnya terhadap umat Kristen di Amerika Serikat".

Jaksa Agung AS Pam Bondi mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa dia telah menerima pengarahan tentang apa yang tampaknya merupakan penembakan dan kebakaran yang mengerikan di gereja tersebut.

"Kekerasan seperti itu di tempat ibadah sungguh memilukan dan mengerikan," kata Bondi. "Mari bergabung dengan saya dalam mendoakan para korban tragedi mengerikan ini."

Gubernur Michigan Gretchen Whitmer mengutuk insiden tersebut, dengan mengatakan: "Kekerasan di mana pun, terutama di tempat ibadah, tidak dapat diterima," seraya menambahkan bahwa dia sedang memantau situasi.

Mitt Romney, mantan senator AS untuk Utah dan salah satu politisi Mormon paling terkemuka, menyebut penembakan itu sebagai "tragedi", dan menambahkan: "Saudara-saudari saya dan gereja mereka menjadi sasaran kekerasan. Berdoa memohon kesembuhan dan penghiburan."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Balas Dendam, Iran Hujani...
Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Berita Terkini
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved