Perundingan Israel dan Suriah Gagal, Apa Pemicunya?

Sabtu, 27 September 2025 - 20:40 WIB
loading...
Perundingan Israel dan...
Perundingan Israel dan Suriah menemui jalan buntu. Foto/X
A A A
DAMASKUS - Negosiasi antara Israel dan Suriah telah "mencapai hambatan menit terakhir" atas tuntutan Zionis agar diizinkan membangunn koridor yang aman di wilayah Suriah. Itu menjadi penghambat dalam konflik kedua negara.

Israel telah meminta untuk membuka "koridor kemanusiaan" ke provinsi Sweida untuk memberikan bantuan, tetapi Damaskus menolak permintaan itu sebagai pelanggaran kedaulatannya. Pasukan Israel menyerbu Suriah selatan setelah jatuhnya pemerintah Bashar Assad pada bulan Desember.

Menurut sumber Suriah dan AS, permintaan Israel yang menggagalkan kesepakatan itu.

Sebelumnya pada hari Jumat, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa negara -negara tersebut telah memulai pembicaraan.

"Kemenangan Israel atas Axis teror Iran telah membuka kemungkinan perdamaian yang tidak terpikirkan dua tahun lalu. Ambil Suriah, hari ini kami telah memulai negosiasi serius dengan pemerintah Suriah yang baru," kata PM, dilansir RT.

Dalam beberapa minggu terakhir, Damaskus dan Yerusalem Barat hampir menyetujui garis besar pakta setelah berbulan-bulan diskusi yang ditengahi AS.

BacaJuga: Sudah Mengalami Isolasi Internasional, Tentara Israel Mengalami Kelelahan yang Akut

Utusan khusus AS untuk Suriah Tom Barrack mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka sudah hampir mencapai perjanjian "de-eskalasi".

Di bawah persyaratan tersebut, Israel akan menghentikan serangannya sementara Suriah akan setuju untuk tidak menempatkan mesin atau alat berat di dekat perbatasan Israel.

Zona demiliterisasi akan mencakup provinsi Sweida, di mana ratusan orang dari komunitas Druze terbunuh dalam beberapa bulan terakhir.

Pembicaraan datang sebagai presiden sementara Suriah, Ahmed al-Sharaa, yang pasukannya menggulingkan Assad, melakukan kunjungan penting ke New York untuk Majelis Umum PBB. Dia menyuarakan harapan untuk perjanjian keamanan, menambahkan bahwa Damaskus tidak "menciptakan masalah bagi Israel." "Kami takut pada Israel, bukan sebaliknya," katanya.

Sharaa juga meremehkan prospek untuk perjanjian yang lebih bersejarah di mana Suriah akan mengakui Israel.

Yerusalem Barat, yang memiliki minoritas Druze 120.000 kuat yang pasukannya melayani di militer Israel, mengatakan akan melindungi Druze di Suriah dan melakukan serangan militer di bawah panji membela mereka.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Dahsyatnya Gempa M7,8...
Dahsyatnya Gempa M7,8 di Filipina, Dasar Laut Terangkat 2 Meter Terumbu Karang Menyembul
Rekomendasi
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Belgia Ditahan Imbang Mesir di Piala Dunia 2026
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Berita Terkini
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved