Sudah Mengalami Isolasi Internasional, Tentara Israel Mengalami Kelelahan yang Akut
Sabtu, 27 September 2025 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
Abbas termasuk di antara 80 pejabat Palestina yang visanya dicabut oleh Departemen Luar Negeri AS, sehingga mereka tidak dapat menghadiri pertemuan PBB minggu ini di New York secara langsung.
“Langkah-langkah praktis telah dimulai dengan penunjukan sebuah komite untuk merancang konstitusi sementara bagi transisi dari negara otoritas menjadi negara sipil modern yang bebas dari ekstremisme,” ujarnya.
Abbas menekankan bahwa Jalur Gaza adalah “bagian integral dari Palestina,” dan mengatakan bahwa kepemimpinan Palestina “siap untuk memikul tanggung jawab penuh atas pemerintahan dan keamanan di wilayah kantong tersebut.”
Pada bulan November 2012, Sidang Umum PBB memberikan status negara pengamat non-anggota kepada Palestina.
Pemimpin Palestina menyebut serangan Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza sebagai "kejahatan perang yang terdokumentasi dan tercatat serta kejahatan terhadap kemanusiaan."
"Israel telah menghancurkan lebih dari 80 persen infrastruktur di Jalur Gaza — sebuah kejahatan perang yang terdokumentasi dan akan dikenang dalam sejarah," ujarnya.
"Pemerintah Israel yang ekstremis terus melanjutkan proyek-proyek aneksasi dan permukiman di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem," tambahnya.
“Langkah-langkah praktis telah dimulai dengan penunjukan sebuah komite untuk merancang konstitusi sementara bagi transisi dari negara otoritas menjadi negara sipil modern yang bebas dari ekstremisme,” ujarnya.
Abbas menekankan bahwa Jalur Gaza adalah “bagian integral dari Palestina,” dan mengatakan bahwa kepemimpinan Palestina “siap untuk memikul tanggung jawab penuh atas pemerintahan dan keamanan di wilayah kantong tersebut.”
Pada bulan November 2012, Sidang Umum PBB memberikan status negara pengamat non-anggota kepada Palestina.
Pemimpin Palestina menyebut serangan Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza sebagai "kejahatan perang yang terdokumentasi dan tercatat serta kejahatan terhadap kemanusiaan."
"Israel telah menghancurkan lebih dari 80 persen infrastruktur di Jalur Gaza — sebuah kejahatan perang yang terdokumentasi dan akan dikenang dalam sejarah," ujarnya.
"Pemerintah Israel yang ekstremis terus melanjutkan proyek-proyek aneksasi dan permukiman di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem," tambahnya.
Lihat Juga :