Apakah Jepang Takut dengan AS hingga Tak Mau Akui Negara Palestina?

Rabu, 24 September 2025 - 12:18 WIB
loading...
A A A
Bila Jepang secara resmi mengakui Palestina, hal itu dapat dipersepsikan sebagai bentuk pembangkangan terhadap kebijakan luar negeri AS.

Risiko ini bisa berdampak serius terhadap hubungan diplomatik maupun keamanan Jepang. Dengan demikian, kehati-hatian Jepang lebih terlihat sebagai upaya menjaga aliansi strategis dengan AS.

4. Kepentingan Energi Jepang di Timur Tengah


Jepang bukan negara kaya sumber daya alam, terutama minyak dan gas. Lebih dari 90% kebutuhan energi minyak Jepang dipenuhi dari impor, dan mayoritas berasal dari Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar. Dengan kondisi ini, Jepang berada dalam posisi dilematis:

Jika terlalu mendukung AS dan Israel, hubungan dengan negara-negara Arab bisa terganggu.

Jika terlalu mendukung Palestina, Jepang bisa menimbulkan ketegangan dengan AS.

Maka, strategi Jepang adalah mengambil jalan tengah: tidak mengakui Palestina secara resmi, tetapi tetap memberikan bantuan ekonomi dan kemanusiaan serta mendukung solusi dua negara. Pendekatan ini memungkinkan Jepang tetap menjaga hubungan baik dengan kedua belah pihak.

5. Kebijakan Jepang terhadap Palestina


Meski tidak mengakui Palestina sebagai negara berdaulat, Jepang aktif dalam memberikan dukungan non-diplomatik. Contohnya: Bantuan kemanusiaan melalui UNRWA (Badan PBB untuk Pengungsi Palestina); Program ekonomi untuk membangun infrastruktur Palestina; Dukungan diplomasi lunak, seperti menyatakan komitmen terhadap solusi dua negara (two-state solution).

Namun, semua langkah ini dilakukan dalam batas aman agar tidak dianggap sebagai pengakuan resmi terhadap negara Palestina. Dengan kata lain, Jepang berusaha menunjukkan empati, tetapi tetap dalam kerangka kebijakan luar negeri yang selaras dengan AS.

6. Apakah Jepang Takut dengan Amerika Serikat?


Pertanyaan utama: apakah Jepang benar-benar takut dengan Amerika Serikat? Dalam analisis politik internasional, kata “takut” mungkin kurang tepat, tetapi “tergantung” atau “terikat” lebih mencerminkan realitas. Jepang tidak memiliki kapasitas untuk menentang kebijakan luar negeri AS secara frontal.

Namun, ketakutan tetap ada dalam arti strategis: Jepang khawatir bila mengakui Palestina, maka hubungan keamanan dengan AS akan terganggu.

Jepang khawatir tekanan politik dan ekonomi dari AS bisa merugikan posisinya. Jepang khawatir kehilangan perlindungan militer pada saat ancaman regional dari China dan Korea Utara semakin besar.

Dengan semua faktor ini, dapat disimpulkan bahwa keputusan Jepang lebih banyak didasari oleh kalkulasi geopolitik, di mana mempertahankan aliansi dengan AS dianggap lebih penting daripada mengakui Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Menteri Israel Kecam...
Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!
Rekomendasi
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved