Macron Kecam Israel, Senang Kobarkan Perang Lawan Tetangga-tetangganya

Rabu, 24 September 2025 - 08:14 WIB
loading...
Macron Kecam Israel,...
Presiden Prancis Emmanuel Macron. Foto/anadolu
A A A
NEW YORK - Dalam pidatonya yang sangat dinantikan di Sidang Umum PBB, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan Israel untuk mengakhiri "perang permanen" dengan negara-negara tetangganya. Sejak perang genosida di Gaza, Israel telah menyerang Lebanon, Suriah, Yaman, Iran, dan Qatar.

Menyusul keputusan Prancis pekan ini untuk secara resmi mengakui negara Palestina, Presiden Emmanuel Macron menyerukan lebih banyak negara untuk mengikutinya demi perdamaian.

Macron menjelaskan perdamaian semacam itu membutuhkan beberapa syarat yang harus dipenuhi.

“Kami telah mengangkat tangan untuk menempa jalan menuju perdamaian segera, pembebasan sandera, gencatan senjata, stabilisasi Gaza, demiliterisasi (dan) pembubaran Hamas, dan pengakuan timbal balik kedua negara,” ujar Macron.

Ini berarti satu “negara Palestina, yang didemiliterisasi (dan) yang mengakui Israel, satu negara Israel, yang mengakui negara Palestina,” ujarnya.

Macron juga menambahkan, "Tidak akan ada keamanan atau stabilitas bagi Israel jika kita terus-menerus berperang dengan negara-negara tetangganya."

Dukungan untuk ICC dan ICJ


Macron telah menyerukan dukungan internasional untuk Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan pengadilan sipil tertinggi PBB, ICJ.

Hal ini terjadi setelah beberapa negara menolak perintah penangkapan ICC terhadap para pejabat Israel dan Rusia terkait perang di Gaza dan perang di Ukraina.

Pemerintahan Trump telah menjatuhkan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap para pejabat ICC.

ICJ juga telah mengeluarkan beberapa perintah awal kepada Israel terkait pencegahan genosida dan bencana kemanusiaan di Gaza. Israel telah menentang perintah tersebut.

"Mari kita dukung perjuangan ICC melawan impunitas. Mari kita biarkan perintah ICJ dilaksanakan; putusannya ditegakkan," tegas Macron.

"Otoritas, kekuatan hukum, adalah peluang terbaik kita untuk menghentikan dominasi 'yang kuat adalah yang benar'," ujarnya.

Baca juga: Trump Kecam Eropa dan PBB: Negara-negara Kalian akan Hancur
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Pakai Uang Pribadi,...
Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia
Rekomendasi
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Berita Terkini
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved