Ini 7 Alasan Pidato Presiden di Sidang Umum PBB Sangat Penting
Senin, 22 September 2025 - 06:05 WIB
loading...
A
A
A
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu—yang dicari oleh Mahkamah Pidana Internasional atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza, yang dibantah Israel—dijadwalkan berpidato di hadapan Majelis Umum pada hari Jumat minggu depan. Israel melancarkan serangan darat ke Kota Gaza pada hari Selasa.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas tidak akan hadir secara langsung—AS, sekutu setia Israel, telah menyatakan tidak akan memberinya visa. Ia akan hadir melalui video.
UKRAINA. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy akan berupaya menggalang dukungan global untuk Kyiv sementara Presiden AS Donald Trump berupaya menengahi untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun setelah Rusia menginvasi negara tetangganya. Ia dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan majelis pada hari Rabu sementara Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov akan berpidato pada hari Sabtu.
Sidang Majelis Umum tahun ini menjadi momentum penting bagi Indonesia. Selain kembali tampil di level tertinggi forum PBB, Indonesia juga akan menegaskan perannya sebagai pemimpin Global South yang konsisten menyuarakan agenda reformasi tata kelola dunia.
"Sidang Majelis Umum tahun ini menjadi momentum penting bagi Indonesia, tidak hanya untuk kembali tampil di level tertinggi pada forum PBB, namun juga untuk menegaskan posisi Indonesia sebagai pemimpin Global South yang konsisten menyuarakan agenda reformasi tata kelola dunia agar lebih adil dan inklusif,” ucap Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Forum PBB ini akan menjadi panggung bagi Indonesia untuk menyuarakan kepentingan negara berkembang dan memperkuat posisi diplomasi Indonesia di kancah global
Presiden Palestina Mahmoud Abbas tidak akan hadir secara langsung—AS, sekutu setia Israel, telah menyatakan tidak akan memberinya visa. Ia akan hadir melalui video.
UKRAINA. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy akan berupaya menggalang dukungan global untuk Kyiv sementara Presiden AS Donald Trump berupaya menengahi untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun setelah Rusia menginvasi negara tetangganya. Ia dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan majelis pada hari Rabu sementara Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov akan berpidato pada hari Sabtu.
3. Membangun Konsensus Internasional
Forum ini digunakan untuk mendorong kerja sama, membangun konsensus mengenai isu-isu global yang kritis, dan menegaskan kembali komitmen terhadap prinsip-prinsip Piagam PBB, seperti multilateralisme dan hak asasi manusia.Sidang Majelis Umum tahun ini menjadi momentum penting bagi Indonesia. Selain kembali tampil di level tertinggi forum PBB, Indonesia juga akan menegaskan perannya sebagai pemimpin Global South yang konsisten menyuarakan agenda reformasi tata kelola dunia.
"Sidang Majelis Umum tahun ini menjadi momentum penting bagi Indonesia, tidak hanya untuk kembali tampil di level tertinggi pada forum PBB, namun juga untuk menegaskan posisi Indonesia sebagai pemimpin Global South yang konsisten menyuarakan agenda reformasi tata kelola dunia agar lebih adil dan inklusif,” ucap Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Forum PBB ini akan menjadi panggung bagi Indonesia untuk menyuarakan kepentingan negara berkembang dan memperkuat posisi diplomasi Indonesia di kancah global
4. Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Internasional
Pidato memberikan kesempatan untuk memengaruhi pengambilan keputusan internasional berskala besar dan berkontribusi pada pengembangan norma-norma global.5. Menangani Krisis dan Tantangan
Majelis Umum merupakan wadah penting bagi para pemimpin untuk menghadapi tantangan-tantangan mendesak, seperti perang, keresahan ekonomi, dan dampak perubahan iklim, serta untuk menguraikan solusi jangka panjang yang potensial.6. Mempromosikan Kepentingan dan Nilai-Nilai Nasional
Para pemimpin menyeimbangkan kepentingan nasional negara mereka dengan isu-isu global, menunjukkan negara mereka sebagai anggota komunitas internasional yang bertanggung jawab dan terlibat.7. Menggalang Dukungan untuk Inisiatif
Para pemimpin dapat menggunakan platform ini untuk menggalang dukungan bagi inisiatif-inisiatif spesifik negara mereka, seperti yang berfokus pada perdamaian, hak asasi manusia, atau pembangunan berkelanjutan.(ahm)
Lihat Juga :