Dibela China, Taliban Tolak Serahkan Kembali Pangkalan Afghanistan kepada AS
Minggu, 21 September 2025 - 13:17 WIB
loading...
A
A
A
"Jika Afghanistan tidak mengembalikan Pangkalan Udara Bagram kepada mereka yang membangunnya, Amerika Serikat, HAL-HAL BURUK AKAN TERJADI!!!" tulis pemimpin berusia 79 tahun itu di platform Truth Social miliknya.
Trump sering menyesalkan hilangnya akses militer AS ke Pangkalan Udara Bagram, mengingat kedekatannya dengan China, tetapi hari Kamis adalah pertama kalinya dia mengumumkan bahwa dia sedang menangani masalah ini.
"Kami sedang berusaha untuk mendapatkan, ngomong-ngomong, itu bisa jadi berita besar. Kami berusaha mendapatkannya kembali karena mereka membutuhkan sesuatu dari kami," kata Trump dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Kemudian pada hari Sabtu, presiden AS itu ditanya oleh wartawan di Gedung Putih apakah dia mempertimbangkan untuk mengirim pasukan AS untuk merebut kembali Bagram.
"Kami tidak akan membicarakan itu, tetapi kami sedang berbicara dengan Afghanistan, dan kami menginginkannya kembali dan kami menginginkannya kembali segera, segera," ujarnya.
"Dan jika mereka tidak melakukannya, kalian akan tahu apa yang akan saya lakukan," katanya lagi, seperti dikutip AFP, Minggu (21/9/2025).
Trump sering menyesalkan hilangnya akses militer AS ke Pangkalan Udara Bagram, mengingat kedekatannya dengan China, tetapi hari Kamis adalah pertama kalinya dia mengumumkan bahwa dia sedang menangani masalah ini.
"Kami sedang berusaha untuk mendapatkan, ngomong-ngomong, itu bisa jadi berita besar. Kami berusaha mendapatkannya kembali karena mereka membutuhkan sesuatu dari kami," kata Trump dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Kemudian pada hari Sabtu, presiden AS itu ditanya oleh wartawan di Gedung Putih apakah dia mempertimbangkan untuk mengirim pasukan AS untuk merebut kembali Bagram.
"Kami tidak akan membicarakan itu, tetapi kami sedang berbicara dengan Afghanistan, dan kami menginginkannya kembali dan kami menginginkannya kembali segera, segera," ujarnya.
"Dan jika mereka tidak melakukannya, kalian akan tahu apa yang akan saya lakukan," katanya lagi, seperti dikutip AFP, Minggu (21/9/2025).
(mas)
Lihat Juga :