10 Negara Akan Akui Negara Palestina Besok, Apa Artinya bagi Palestina dan Israel?

Minggu, 21 September 2025 - 07:21 WIB
loading...
10 Negara Akan Akui...
Sekitar 10 negara, termasuk Australia, Belgia, Inggris, dan Kanada, akan secara resmi mengakui Negara Palestina di Majelis Umum PBB. Foto/UN Photo/Rick Bajornas
A A A
NEW YORK - Sekitar 10 negara, termasuk Australia, Belgia, Inggris, dan Kanada, akan secara resmi mengakui Negara Palestina merdeka pada hari Senin (22/9/2025) dalam sebuah pertemuan puncak sebelum pertemuan tahunan para pemimpin dunia di Majelis Umum PBB.

Menurut sumber di Istana Élysée, 10 negara yang akan membuat pengakuan itu adalah Kanada, Australia, Portugal, Belgia, Malta, Luksemburg, San Marino, Andorra, Prancis, dan satu negara lainnya yang belum disebutkan namanya. Satu negara itu kemungkinan adalah Jepang.

Namun, menurut laporan Asahi Shimbun, Amerika Serikat telah memberikan tekanan diplomatik kepada Jepang agar tidak mengakui Negara Palestina.

Baca Juga: Portugal akan Akui Negara Palestina, Bersama Australia, Kanada, Prancis, dan Inggris

Bagaimana Status Kenegaraan Palestina saat Ini?


Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mendeklarasikan Negara Palestina merdeka pada tahun 1988, dan sebagian besar negara-negara di belahan bumi selatan dengan cepat mengakuinya. Saat ini, 147 dari 193 negara anggota PBB telah melakukannya—yang terbaru adalah Meksiko, pada bulan Januari.

Sekutu utama Israel, Amerika Serikat, telah lama menyatakan akan mengakui negara Palestina, tetapi hanya setelah Palestina sepakat dengan Israel mengenai "solusi dua negara". Hingga beberapa minggu terakhir, negara-negara besar Eropa sepakat dengan posisi ini.

Namun, negosiasi semacam itu belum pernah diadakan sejak 2014, dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kini menyatakan bahwa tidak akan pernah ada Negara Palestina.

Delegasi yang mewakili Negara Palestina memiliki status pengamat di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)—tetapi tidak memiliki hak suara. Berapa pun jumlah negara yang mengakui kemerdekaan Palestina, keanggotaan penuh PBB tetap memerlukan persetujuan Dewan Keamanan, di mana Washington memiliki hak veto.

Misi diplomatik Palestina di seluruh dunia dikendalikan oleh Otoritas Palestina (PA), yang diakui secara internasional mewakili rakyat Palestina.

PA, yang dipimpin oleh Presiden Mahmoud Abbas, menjalankan pemerintahan sendiri secara terbatas di beberapa wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel berdasarkan perjanjian dengan Israel. PA menerbitkan paspor Palestina dan menjalankan sistem kesehatan dan pendidikan Palestina.

Jalur Gaza telah dikelola oleh kelompok militan Hamas sejak 2007, ketika kelompok tersebut mengusir gerakan Fatah pimpinan Abbas setelah perang saudara singkat, meskipun PA masih mendanai banyak gaji.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved