6 Alasan Jet Tempur dan Drone Turki Diborong Indonesia dan Malaysia, Salah Satunya Transfer Teknologi
Minggu, 21 September 2025 - 15:24 WIB
loading...
A
A
A
Pandangan dunia bersama ini memperkuat logika politik dan strategis hubungan Turki–ASEAN. Agar hubungan dapat berkelanjutan, keduanya harus bertumpu pada fondasi ekonomi—dan bukan hanya perdagangan, tetapi juga investasi jangka panjang. Terutama relevan mengingat Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP).”
RCEP, yang menyatukan 15 negara termasuk anggota ASEAN, China, Jepang, dan Korea Selatan, merupakan blok perdagangan bebas terbesar di dunia.
“Turki bukan anggota, dan sekilas, ini tampak merugikan. Namun, ada sisi "setengah penuh" dari gelas itu,” kata Atli.
“Jika sebuah perusahaan Turki mendirikan produksi di Vietnam, ia dapat mengekspor bebas tarif ke semua 15 anggota RCEP. Sebaliknya, perusahaan Asia Tenggara yang berinvestasi di Turki dapat memanfaatkan Uni Pabean Turki dengan Uni Eropa untuk menjangkau pasar Eropa.”
Untuk saat ini, Turki telah menempatkan penanda di ketiga bidang tersebut—dan di kawasan yang waspada terhadap pilihan biner, tawaran kapabilitas tanpa keterlibatannya semakin menarik.
“Kekuatan menengah sedang membentuk arsitektur keamanan Asia yang multipolar,” ujar Yas kepada TRT World. “Jika dikelola dengan cermat, kemitraan Turki dapat menjadi contoh—dibangun bukan di atas aliansi atau paksaan, melainkan di atas rasa saling menghormati, pragmatisme teknologi, dan otonomi strategis bersama.”
RCEP, yang menyatukan 15 negara termasuk anggota ASEAN, China, Jepang, dan Korea Selatan, merupakan blok perdagangan bebas terbesar di dunia.
“Turki bukan anggota, dan sekilas, ini tampak merugikan. Namun, ada sisi "setengah penuh" dari gelas itu,” kata Atli.
“Jika sebuah perusahaan Turki mendirikan produksi di Vietnam, ia dapat mengekspor bebas tarif ke semua 15 anggota RCEP. Sebaliknya, perusahaan Asia Tenggara yang berinvestasi di Turki dapat memanfaatkan Uni Pabean Turki dengan Uni Eropa untuk menjangkau pasar Eropa.”
6. Mendorong Arsitektur Keamanan di ASEAN
Apakah momentum ini akan menguat menjadi peran regional yang berkelanjutan akan bergantung pada pelaksanaannya: pengiriman tepat waktu ke Indonesia, operasionalisasi yang lancar di Malaysia, dan proyek-proyek konkret di Vietnam.Untuk saat ini, Turki telah menempatkan penanda di ketiga bidang tersebut—dan di kawasan yang waspada terhadap pilihan biner, tawaran kapabilitas tanpa keterlibatannya semakin menarik.
“Kekuatan menengah sedang membentuk arsitektur keamanan Asia yang multipolar,” ujar Yas kepada TRT World. “Jika dikelola dengan cermat, kemitraan Turki dapat menjadi contoh—dibangun bukan di atas aliansi atau paksaan, melainkan di atas rasa saling menghormati, pragmatisme teknologi, dan otonomi strategis bersama.”
(ahm)
Lihat Juga :