4 Keunggulan GCC yang Dijuluki Cikal Bakal NATO Islam

Minggu, 21 September 2025 - 03:10 WIB
loading...
4 Keunggulan GCC yang...
Arab Saudi menjadi negara terdepan yang memimpin GCC sebagai cikal bakal NATO Islam. Foto/X
A A A
RIYADH - Dewan Pertahanan Gabungan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) mengadakan sesi darurat di Doha, Qatar , pada hari Kamis lalu. Mereka membahas langkah-langkah keamanan regional yang mendesak sebagai tanggapan atas serangan Israel baru-baru ini terhadap kantor Hamas di ibu kota Qatar, yang menewaskan enam orang. GCC disebut sebagai cikal bakal NATO Islam.

Sekretaris Jenderal GCC, Jasem Mohamed AlBudaiwi, mengatakan serangan terhadap Negara Qatar dapat dianggap sebagai serangan terhadap semua negara GCC.

AlBudaiwi mengatakan negara-negara anggota akan mengaktifkan mekanisme pertahanan bersama, meningkatkan pertukaran intelijen, mengoordinasikan posisi udara, mengaktifkan sistem peringatan dini terhadap rudal balistik, dan melaksanakan latihan gabungan, termasuk latihan angkatan udara regional.

Qatar adalah negara ketujuh yang dibom Israel sejak awal tahun ini.

4 Keunggulan GCC yang Dijuluki Cikal Bakal NATO Islam

1. 6 Negara Arab yang Bersatu

Melansir Al Jazeera, Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) adalah blok politik dan ekonomi yang dibentuk pada tahun 1981. Blok ini menyatukan enam negara Arab di Jazirah Arab:

Bahrain
Kuwait
Oman
Qatar
Arab Saudi
Uni Emirat Arab (UEA)

GCC didirikan untuk mendorong kerja sama di bidang keamanan, ekonomi, dan politik, dan sering kali mengoordinasikan posisi dalam isu-isu regional dan internasional.

Pada tahun 2023, negara-negara GCC secara kolektif menghabiskan USD114,5 miliar untuk militer mereka. Arab Saudi menyumbang porsi terbesar, menganggarkan setidaknya USD69 miliar dan menempati peringkat ketujuh sebagai negara dengan pengeluaran militer terbesar di dunia, diikuti oleh Uni Emirat Arab (UEA) sebesar USD20,7 miliar, Qatar sebesar USD9,02 miliar, Kuwait sebesar USD7,77 miliar, Oman sebesar $6,5 miliar, dan Bahrain sebesar USD1,4 miliar, menurut International Institute for Strategic Studies, Military Balance 2024.

Baca Juga: Akankah Saudi Memiliki Akses ke Senjata Nuklir Pakistan?

2. Mayoritas Memiliki Pangkalan Militer AS

AS telah mengoperasikan pangkalan militer di Timur Tengah selama beberapa dekade.

Menurut Council on Foreign Relations, AS mengoperasikan jaringan luas pangkalan militer, baik permanen maupun sementara, di setidaknya 19 lokasi di kawasan tersebut.

Dari jumlah tersebut, delapan merupakan pangkalan permanen di lima dari enam negara GCC – Bahrain, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab – serta di Mesir, Irak, dan Yordania.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Aplikasi Baru Lindungi...
Aplikasi Baru Lindungi PMI, Siapkan Tombol Darurat hingga E-Wallet
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved