Putin Klaim 2 Tahun Mampu Tingkatkan Kemampuan Militer, Berikut 3 Faktanya

Sabtu, 20 September 2025 - 15:42 WIB
loading...
Putin Klaim 2 Tahun...
Presiden Rusia Vladimir Putin klaim mampu tingkatkan kemampuan militer. Foto/X/@sasha_sotnik
A A A
MOSKOW - Industri militer Rusia telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa selama dua tahun terakhir. Itu diungkapkan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Putin Klaim 2 Tahun Mampu Tingkatkan Kemampuan Militer, Berikut 3 Faktanya

1. Fokus Kembangkan Artileri

Ia memuji sektor tersebut saat mengunjungi Pabrik Motovilikha, sebuah lokasi industri siklus penuh yang luas di kota Perm. Fasilitas ini berspesialisasi dalam produksi berbagai artileri, termasuk howitzer gerak sendiri dan ditarik serta sistem peluncur roket ganda.

“Untuk beberapa jenis senjata dan beberapa produk, produksi kami telah meningkat bukan hanya beberapa poin persentase, tetapi beberapa kali lipat,” kata Putin kepada para pekerja di pabrik tersebut, seraya menambahkan bahwa untuk beberapa jenis, angka ini “hampir 30 kali lipat.”

Baca Juga: PBB Setujui Pidato Lewat Video Presiden Palestina Mahmoud Abbas setelah AS Tolak Visanya

2. Senjata Rusia Makin Modern

Output industri tidak hanya meningkat, tetapi juga meningkat kualitasnya, catat presiden, seraya menambahkan bahwa sistem persenjataan telah menjadi lebih "modern dan diminati." Putin berharap perkembangan pesat sektor ini tidak akan surut dengan berakhirnya konflik Ukraina.

“Saya berharap dan mengantisipasi bahwa peristiwa-peristiwa terkait operasi militer khusus ini akan berlalu, tetapi permintaan akan angkatan bersenjata modern tidak akan berakhir di situ. Sebaliknya, kami akan terus mengembangkan angkatan bersenjata, menjadikannya modern, kompak, dan kuat,” ujar presiden, dilansir RT.

Selama kunjungan ke pabrik tersebut, presiden diperlihatkan sistem persenjataan baru, termasuk yang dibawa dari zona konflik Ukraina untuk diperbaiki dan diperbarui.

3. TOS-2 Jadi Andalan

Senjata-senjata tersebut termasuk Derivatsiya-PVO, meriam otomatis antipesawat yang dibangun di atas sasis kendaraan tempur infanteri BMP-3, serta TOS-2 Tosochka, sebuah sistem yang disebut sebagai "penyembur api berat" yang secara efektif berfungsi sebagai peluncur roket ganda jarak pendek, yang dirancang untuk menembakkan proyektil termobarik 220 mm yang sangat besar.

TOS-2 adalah versi beroda yang lebih ringan dari sistem TOS-1A beroda rantai; sistem ini telah diperkenalkan dan digunakan secara aktif dalam konflik Ukraina.

Unit khusus yang ditunjukkan kepada Putin berasal dari zona pertempuran dan memiliki bekas pecahan peluru yang khas, sebagaimana ditunjukkan dalam sebuah video yang diambil dari kunjungan presiden.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Daftar Poin Perjanjian...
Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz
Rekomendasi
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
Bikin Ciut NATO, Berikut...
Bikin Ciut NATO, Berikut 3 Robot Militer Rusia di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved