Aktivis Pro-Israel Charlie Kirk Ditembak Mati, Trump Tetapkan Antifa Organisasi Teroris
Kamis, 18 September 2025 - 12:16 WIB
loading...
Aktivis konservatif pro-Israel Charlie Kirk (kanan) telah ditembak mati di depan publik AS. Sekarang Presiden Donald Trump tetapkan Antifa sebagai organisasi teroris. Foto/Channel4
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengumumkan bahwa dia secara resmi menetapkan gerakan sayap kiri Antifa sebagai organisasi teroris.
Keputusan ini diambil seminggu setelah aktivis konservatif pro-Israel, Charlie Kirk, ditembak mati saat berpidato di depan para mahasiswa di Utah Valley University.
Para pejabat senior Partai Republik, termasuk Wakil Presiden JD Vance, mengaitkan pembunuhan itu dengan "ekstremisme sayap kiri."
Baca Juga: Aktivis Charlie Kirk Ditembak Mati di Depan Publik AS, Dikenal sebagai Pendukung Israel
"Dengan senang hati saya sampaikan kepada banyak patriot AS bahwa saya menetapkan Antifa, bencana kiri yang sakit, berbahaya, dan radikal, sebagai organisasi teroris utama," tulis Trump di platform Truth Social miliknya pada Rabu malam waktu Washington, yang dilansir Reuters, Kamis (18/9/2025).
Dia menambahkan bahwa mereka yang mendanai Antifa harus diinvestigasi secara menyeluruh sesuai dengan standar dan praktik hukum tertinggi.
Antifa, akronim dari "anti-fasis", adalah istilah umum untuk aktivis sayap kiri berpakaian hitam dan bertopeng yang sering kali mengganggu demonstrasi konservatif dengan kekerasan dan bentrok dengan pengunjuk rasa sayap kanan, serta dengan polisi.
Gerakan ini mendapat perhatian nasional selama kerusuhan tahun 2020 yang dipicu pembunuhan polisi kulit putih terhadap pria kulit hitam; George Floyd. Anggota Antifa juga dituduh berpartisipasi dalam kerusuhan dan melakukan serangan penyergapan terhadap tokoh dan jurnalis konservatif.
Tyler Robinson, pria yang didakwa atas pembunuhan Kirk, dilaporkan memiliki pandangan yang condong ke kiri dan pro-LGBTQ, menurut para pejabat AS.
Jaksa penuntut mengatakan Robinson mengaku membunuh Kirk melalui pesan teks kepada pasangan transgendernya. "Saya sudah muak dengan kebenciannya. Ada kebencian yang tidak bisa dinegosiasikan," tulis Robinson tak lama setelah Kirk ditembak.
Keputusan ini diambil seminggu setelah aktivis konservatif pro-Israel, Charlie Kirk, ditembak mati saat berpidato di depan para mahasiswa di Utah Valley University.
Para pejabat senior Partai Republik, termasuk Wakil Presiden JD Vance, mengaitkan pembunuhan itu dengan "ekstremisme sayap kiri."
Baca Juga: Aktivis Charlie Kirk Ditembak Mati di Depan Publik AS, Dikenal sebagai Pendukung Israel
"Dengan senang hati saya sampaikan kepada banyak patriot AS bahwa saya menetapkan Antifa, bencana kiri yang sakit, berbahaya, dan radikal, sebagai organisasi teroris utama," tulis Trump di platform Truth Social miliknya pada Rabu malam waktu Washington, yang dilansir Reuters, Kamis (18/9/2025).
Dia menambahkan bahwa mereka yang mendanai Antifa harus diinvestigasi secara menyeluruh sesuai dengan standar dan praktik hukum tertinggi.
Antifa, akronim dari "anti-fasis", adalah istilah umum untuk aktivis sayap kiri berpakaian hitam dan bertopeng yang sering kali mengganggu demonstrasi konservatif dengan kekerasan dan bentrok dengan pengunjuk rasa sayap kanan, serta dengan polisi.
Gerakan ini mendapat perhatian nasional selama kerusuhan tahun 2020 yang dipicu pembunuhan polisi kulit putih terhadap pria kulit hitam; George Floyd. Anggota Antifa juga dituduh berpartisipasi dalam kerusuhan dan melakukan serangan penyergapan terhadap tokoh dan jurnalis konservatif.
Tyler Robinson, pria yang didakwa atas pembunuhan Kirk, dilaporkan memiliki pandangan yang condong ke kiri dan pro-LGBTQ, menurut para pejabat AS.
Jaksa penuntut mengatakan Robinson mengaku membunuh Kirk melalui pesan teks kepada pasangan transgendernya. "Saya sudah muak dengan kebenciannya. Ada kebencian yang tidak bisa dinegosiasikan," tulis Robinson tak lama setelah Kirk ditembak.
(mas)
Lihat Juga :