Tebar Teror dan Kehancuran, Israel Banjiri Kota Gaza dengan Robot Bom Kendali Jarak Jauh

Kamis, 18 September 2025 - 08:09 WIB
loading...
A A A
“Sejak saat itu, taktik ini menjadi metode operasi yang memungkinkan pembersihan jalan, pembongkaran bangunan, dan penghancuran infrastruktur musuh tanpa membuat pasukan rentan terhadap ancaman langsung," ungkap laporan itu.

Namun, bukan hanya "APC bunuh diri" yang dikerahkan di sepanjang perbatasan Gaza. Tentara Israel juga telah menempatkan puluhan kendaraan teknik berat, menurut Walla.

Ini mencakup peralatan sipil dan militer—beberapa di antaranya berlapis baja anti-rudal dan bahan peledak—yang dimaksudkan untuk mendukung pasukan darat dan menghancurkan "infrastruktur dan struktur yang mengancam".

"Dalam seminggu terakhir, puluhan kendaraan berat telah dipindahkan ke perbatasan Gaza," lapor Walla. "Sejumlah besar sudah berada di dalam. Lebih banyak lagi yang diperkirakan akan bergabung dalam beberapa hari mendatang."

Sumber militer mengatakan kepada media tersebut bahwa kendaraan-kendaraan tersebut "menunggu perintah untuk memasuki misi pusat dan sekunder".

Tentara dilaporkan menempatkan "kepentingan besar" pada mesin-mesin ini dan sedang berupaya agar mereka beroperasi penuh.

Peralatan yang diproduksi di Amerika Serikat tersebut baru-baru ini tiba di Israel setelah penundaan oleh pemerintahan Joe Biden. Pengirimannya kemudian disetujui di era Presiden Donald Trump.

Sejak awal perang, kendaraan-kendaraan ini, yang seringkali dioperasikan oleh para pemukim dan "pemuda puncak bukit" sayap kanan yang disewa untuk tugas tersebut, telah digunakan untuk secara sistematis menghancurkan rumah-rumah dan infrastruktur sipil di seluruh Jalur Gaza.

Baca juga: Upaya Pembunuhan Israel di Qatar, Pejabat Hamas Ungkap Kejadian Sebenarnya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
AS Serang Abadan dan...
AS Serang Abadan dan Mahshahr di Iran Barat, Wilayah Perbatasan Jadi Sasaran
Panas! Trump Ancam Serang...
Panas! Trump Ancam Serang Fasilitas Minyak Iran di Pulau Kharg
Rekomendasi
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Pemerintah Bakal Batasi...
Pemerintah Bakal Batasi Konten LGBT, Aturan Teknis Masih Disiapkan
Berita Terkini
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved