Li Meng Yan Janjikan Bukti Covid Dibuat di Lab Militer Partai Komunis China

Sabtu, 12 September 2020 - 10:25 WIB
loading...
A A A
“Mereka menghapus semua informasi saya dan juga mereka menyuruh orang-orang menyebarkan rumor tentang saya,” katanya.

“Bahwa saya pembohong, saya tidak tahu apa-apa, saya baru saja membunuh hamster di lab," sambung dia.

“Mereka akan mencoba untuk mengontrol keluarga dan teman saya dan kemudian tiba-tiba saya tidak ada."

Pada Agustus lalu, ahli virus China yang melarikan diri ke AS ini blakblakan dalam wawancara langsung dengan Taiwan News Agency Lude Press bahwa virus itu dibuat manusia. "Pada waktu itu, saya dengan jelas menilai bahwa virus itu berasal dari laboratorium militer Partai Komunis China," katanya bulan lalu.

"Pasar basah Wuhan hanya digunakan sebagai umpan," katanya lagi. (Baca juga: Cegah Covid-19, Korut Perintahkan Tembak-Bunuh Orang yang Masuk dari China )

Para ahli sebelumnya meragukan klaim bahwa virus corona dibuat di laboratorium. Sebagian besar ilmuwan yang telah mempelajari susunan genetiknya telah menyimpulkan bahwa virus itu terjadi secara alami dan diturunkan ke manusia dari hewan, yang diduga kelelawar.

Menulis dalam makalah penelitian yang diterbitkan awal tahun ini, ahli imunologi Kristian Andersen PhD dari Scripps Research Institute di California mengatakan; “Dengan membandingkan data sekuens genom yang tersedia untuk jenis virus corona yang diketahui, kami dapat dengan tegas menentukan bahwa (Covid-19) berasal dari proses alami."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Palestina Akhirnya Gelar...
Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun
Rekomendasi
Kisah Maroko di Piala...
Kisah Maroko di Piala Dunia 2026: Cuma 7 Pemain Kelahiran Tanah Asal, Mayoritas dari Eropa
Benarkah Ronaldo Tak...
Benarkah Ronaldo Tak Punya Warisan Besar di Piala Dunia?
Prancis vs Maroko Belum...
Prancis vs Maroko Belum Kick-off, Jurnalis Malah Adu Jotos
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved