2 Negara Tetangga Indonesia Ini Batal Bentuk Pakta Pertahanan

Rabu, 17 September 2025 - 18:30 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 6 Negara yang Diserang Israel sebagai Upaya Mewujudkan Greater Israel

Perdana Menteri Australia sebelumnya mengatakan bahwa penundaan tersebut disebabkan oleh kegagalan rapat kabinet PNG untuk mencapai kuorum anggota guna mengesahkan perjanjian tersebut.

Pekan lalu, para pejabat di Vanuatu mengatakan bahwa mitra koalisi pemerintah memerlukan pengawasan lebih lanjut terhadap kemitraan keamanan dengan Australia, yang bernilai sekitar $500 juta dolar Australia (USD326,5 juta), karena ada kekhawatiran bahwa hal itu dapat membatasi akses negara tersebut terhadap pendanaan infrastruktur dari negara lain.

China adalah kreditor eksternal terbesar Vanuatu dan telah memberikan pinjaman kepada perusahaan-perusahaan China untuk melaksanakan proyek infrastruktur besar di negara tersebut.

Marape dari PNG menyampaikan nada yang lebih optimis pada hari Rabu, mengatakan kepada para wartawan bahwa bekerja sama dalam pertahanan merupakan kepentingan bersama negaranya dan Australia.

"Saya telah membuat pilihan sadar bahwa Australia tetap menjadi mitra keamanan pilihan kami," kata Marape, menurut kantor berita Reuters.

Penundaan Australia dalam menjalin hubungan pertahanan yang lebih erat dengan PNG dan Vanuatu di kawasan Pasifik terjadi ketika kesepakatan kapal selam AUKUS yang sangat digembar-gemborkan antara Australia, Inggris, dan Amerika Serikat, masih berada di bawah bayang-bayang peninjauan terhadap kesepakatan awal tahun 2021 oleh Pentagon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved