Texas Melarang Hukum Syariah Islam usai Video Viral Ulama Minta Toko Tak Jual Daging Babi

Senin, 15 September 2025 - 19:34 WIB
loading...
Texas Melarang Hukum...
Negara Bagian Texas, AS, melarang penegakan hukum Syariah Islam setelah video viral seorang ulama mendesak pemilik toko tak menjual alkohol, daging babi, dan lotre. Foto/X @amuse
A A A
HOUSTON - Negara Bagian Texas, Amerika Serikat (AS), telah melarang penegakan hukum Syariah Islam. Larangan ini diumumkan Gubernur Greg Abbott, yang mendesak penduduk untuk melaporkan setiap upaya pemaksaan "kepatuhan Syariah" pada bisnis atau individu.

Pengumuman Abbott menyusul video viral dari Houston yang memperlihatkan seorang ulama Muslim menggunakan pengeras suara untuk mendesak pemilik toko agar tidak menjual alkohol, daging babi, atau kupon lotre.

Gubernur Abbott menggambarkan kejadian tersebut sebagai pelecehan dan mengatakan Texas tidak akan menoleransi upaya penegakan hukum agama dalam kehidupan publik.

Baca Juga: Singapore Airlines Minta Maaf karena Suguhkan Daging Babi ke Penumpang Muslim

"Saya menandatangani undang-undang yang melarang hukum Syariah dan kompleks Syariah di Texas. Tidak ada bisnis dan individu yang boleh takut pada orang bodoh seperti ini," tulis Abbott dalam sebuah unggahan di X.

"Jika orang ini, atau siapa pun, mencoba memaksakan kepatuhan Syariah, laporkan ke penegak hukum setempat atau Departemen Keamanan Publik Texas," imbuh dia, seperti dikutip NDTV, Senin (15/9/2025).

Texas tidak memiliki "larangan Syariah" formal, tetapi racangan undang-undang (RUU) Hukum Amerika untuk Pengadilan Amerika tahun 2017 melarang pengadilan menerapkan hukum asing atau agama apa pun, termasuk Syariah Islam, jika bertentangan dengan hukum AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Vinicius Moncer, Brasil...
Vinicius Moncer, Brasil Gunduli Haiti 3-0
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved