Singapore Airlines Minta Maaf karena Suguhkan Daging Babi ke Penumpang Muslim

Kamis, 07 Agustus 2025 - 10:47 WIB
loading...
Singapore Airlines Minta...
Singapore Airlines minta maaf setelah krunya menyuguhkan hidangan daging babi ke penumpang Muslim. Foto/Money Control
A A A
SINGAPURA - Singapore Airlines (SIA) telah meminta maaf setelah seorang penumpang Muslim kelas bisnis disuguhi hidangan berisi daging babi. Itu terjadi selama penerbangan 18 jam dari Singapura ke New York baru-baru ini.

Penumpang tersebut, seorang penduduk tetap Singapura yang mengidentifikasi dirinya sebagai Jey, mengatakan insiden itu terjadi ketika dia disuguhi hidangan berlabel "Grilled Mediterranean Salad with Prosciutto [Salad Mediterania Panggang dengan Prosciutto]" dalam salah satu layanan makan di penerbangan SQ24.

Tidak yakin apa itu "prosciutto", Jey bertanya kepada awak kabin apakah itu "bacon". Menurut Jey, awak kabin mengatakan bukan bacon dan meyakinkannya bahwa itu aman untuk dimakan.

Baca Juga: Ini Cerita Singapore Airlines Bagikan Bonus Hampir 8 Kali Gaji untuk Seluruh Karyawannya

Namun setelah mencicipi hidangan yang "tidak familiar" itu, Jey memutuskan untuk mencari informasi—dan ternyata prosciutto adalah daging babi.

"Saya benar-benar terkejut," ujar Jey kepada Mothership, seraya menambahkan bahwa dia telah menjadi seorang Muslim yang taat selama lebih dari tiga dekade.

Ketika dikonfrontasi, para kru penerbangan mengatakan bahwa mereka mungkin salah dengar. Mereka kemudian mengatakan bahwa staf yang melayaninya adalah seorang junior yang "tidak tahu prosciutto itu daging babi".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Meski Fokus Perang Iran,...
Meski Fokus Perang Iran, AS Tak Akan Berpaling dari Asia Pasifik
Menhan AS Tegaskan Tak...
Menhan AS Tegaskan Tak akan Lagi Subsidi Negara-negara Kaya
Awas! Hantavirus Sudah...
Awas! Hantavirus Sudah Sampai di Singapura, 2 Warga Diisolasi
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
Israel Diseret ke ICC...
Israel Diseret ke ICC karena Lakukan Genosida dan Apartheid di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved