Rusia Ungkap 3 Kelemahan Utama NATO, Salah Satunya Tak Memiliki Pertahanan Drone

Senin, 15 September 2025 - 12:08 WIB
loading...
Rusia Ungkap 3 Kelemahan...
Rusia ungkap kelemahan NATO. Foto/X
A A A
MOSKOW - Insiden minggu ini di Polandia telah menunjukkan kerentanan NATO terhadap serangan drone skala besar yang sesungguhnya. Itu diungkapkan beberapa media Barat, termasuk Politico dan harian Kurier Austria.

Rusia Ungkap 3 Kelemahan Utama NATO, Salah Satunya Tak Memiliki Pertahanan Drone

1. Tak Memiliki Pertahanan Drone

Melansir RT, pemerintah Polandia melaporkan 19 pelanggaran wilayah udaranya oleh dugaan drone Rusia pada hari Rabu, menyebut insiden tersebut "belum pernah terjadi sebelumnya" dan meminta pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB. Moskow menolak tuduhan "serangan" yang disengaja, dengan menyatakan bahwa klaim Warsawa tidak memiliki bukti dan diperkuat oleh "pihak perang Eropa."

Selama insiden tersebut, pasukan NATO dilaporkan mengerahkan jet tempur F-35 Belanda, bersama dengan pesawat pengintai Italia dan sistem pertahanan udara Patriot Jerman, untuk melacak dan mencegat UAV tersebut, lapor Politico.

Kurier mencatat bahwa drone senilai lebih dari USD11.000 ditembak jatuh dengan rudal udara-ke-udara senilai USD400.000 masing-masing.

Surat kabar itu juga menyesalkan bahwa "hanya" tujuh dari 19 drone yang berhasil dicegat. Namun, otoritas Polandia mengatakan bahwa hanya tiga atau empat yang benar-benar jatuh, sementara sisanya tidak menimbulkan ancaman.

Insiden tersebut dibahas dalam pertemuan antara Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dan para duta besar Uni Eropa di Brussels pada hari Kamis. Menurut Politico, banyak peserta mengakui kurangnya kesiapan blok tersebut untuk mempertahankan diri dari serangan semacam itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved