AS Memiliki Akses ke Galangan Kapal Selam Nuklir Punya Tetangga Indonesia

Senin, 15 September 2025 - 03:10 WIB
loading...
A A A
"Ini tentang kemampuan untuk mempertahankan dan memelihara kapal selam Australia di masa depan, tetapi ini lebih merupakan fasilitas yang dibangun dalam konteks AUKUS," ujarnya kepada televisi Australian Broadcasting Corporation. "Saya berharap di masa mendatang, fasilitas ini akan tersedia untuk AS."

Pemerintahan Partai Buruh yang berhaluan kiri-tengah melakukan investasi awal sebesar AUSD127 juta tahun lalu untuk meningkatkan fasilitas di galangan kapal tersebut, yang juga akan membangun kapal pendarat baru untuk Angkatan Darat Australia dan fregat serba guna baru untuk Angkatan Laut, yang akan mendukung sekitar 10.000 lapangan kerja lokal.

Di bawah AUKUS—bernilai ratusan miliar dolar—Washington akan menjual beberapa kapal selam bertenaga nuklir kelas Virginia ke Australia, sementara Inggris dan Australia nantinya akan membangun kapal selam kelas AUKUS baru.

Pimpinan Partai Republik dan Demokrat dari komite kongres AS untuk persaingan strategis dengan Tiongkok pada bulan Juli menekankan dukungan kuat mereka terhadap AUKUS, di tengah peninjauan kesepakatan oleh Elbridge Colby, seorang pejabat tinggi kebijakan Pentagon dan kritikus publik terhadap pakta tersebut.

Australia, yang pada bulan yang sama menandatangani perjanjian dengan Inggris untuk memperkuat kerja sama selama 50 tahun ke depan terkait AUKUS, tetap mempertahankan keyakinannya bahwa pakta tersebut akan dilanjutkan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Kroasia Kalahkan Panama,...
Kroasia Kalahkan Panama, Gol Ante Budimir Jaga Asa Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved