Trump Keluarkan Ultimatum bagi Semua Anggota NATO, Apa Pemicunya?
Minggu, 14 September 2025 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
Unggahan Trump muncul di saat AS telah mendesak Uni Eropa untuk mengenakan tarif tambahan tidak hanya terhadap Tiongkok, tetapi juga terhadap India, atas impor minyak Rusia mereka yang berkelanjutan.
Dalam sebuah wawancara dengan CNBC, seorang juru bicara Komisi Eropa tidak mengungkapkan detail pembicaraan yang sedang berlangsung, tetapi mengatakan bahwa Uni Eropa "telah terlibat dengan semua mitra global yang relevan, termasuk India dan Tiongkok, dalam konteks upaya penegakan sanksinya."
Sementara itu, Uni Eropa sedang menyelesaikan penyusunan paket sanksi ke-19 terhadap Rusia. Meskipun rumusan pastinya masih belum jelas, sanksi tersebut diperkirakan akan menargetkan ekspor minyak dan sektor perbankan Rusia.
Meskipun Uni Eropa telah berjanji untuk sepenuhnya menghentikan impor bahan bakar fosil Rusia pada tahun 2027, beberapa anggotanya, terutama Hongaria dan Slovakia, menentang proposal tersebut, dengan alasan ketergantungan negara mereka pada minyak mentah yang dipasok melalui pipa Druzhba.
Rusia telah mengecam sanksi Barat sebagai "ilegal", dengan menyatakan bahwa sanksi tersebut tidak hanya gagal menghambat perekonomian nasional, tetapi juga telah memberikan dorongan bagi pembangunan domestik.
Dalam sebuah wawancara dengan CNBC, seorang juru bicara Komisi Eropa tidak mengungkapkan detail pembicaraan yang sedang berlangsung, tetapi mengatakan bahwa Uni Eropa "telah terlibat dengan semua mitra global yang relevan, termasuk India dan Tiongkok, dalam konteks upaya penegakan sanksinya."
Sementara itu, Uni Eropa sedang menyelesaikan penyusunan paket sanksi ke-19 terhadap Rusia. Meskipun rumusan pastinya masih belum jelas, sanksi tersebut diperkirakan akan menargetkan ekspor minyak dan sektor perbankan Rusia.
Meskipun Uni Eropa telah berjanji untuk sepenuhnya menghentikan impor bahan bakar fosil Rusia pada tahun 2027, beberapa anggotanya, terutama Hongaria dan Slovakia, menentang proposal tersebut, dengan alasan ketergantungan negara mereka pada minyak mentah yang dipasok melalui pipa Druzhba.
Rusia telah mengecam sanksi Barat sebagai "ilegal", dengan menyatakan bahwa sanksi tersebut tidak hanya gagal menghambat perekonomian nasional, tetapi juga telah memberikan dorongan bagi pembangunan domestik.
(ahm)
Lihat Juga :