Dari Discord hingga Bitchat, Bagaimana Gen Z Menggunakan Teknologi selama Protes di Nepal?

Selasa, 16 September 2025 - 04:50 WIB
loading...
Dari Discord hingga...
Gen Z menggunakan teknologi selama protes di Nepal. Foto/X/@Chenkjunior
A A A
KATHMANDU - Dari memicu protes yang menggulingkan perdana menteri hingga memberi kaum muda platform untuk membahas masa depan politik negara mereka. Media sosial menjadi kunci pemberontakan luar biasa di Nepal minggu ini.

Dipicu sebagian oleh kemarahan atas gaya hidup mewah yang dipamerkan oleh para elit, para demonstran muda antikorupsi, yang sebagian besar berusia 20-an, berunjuk rasa pada hari Senin.

Kelompok yang sebagian besar dianggap sebagai anggota "Gen Z" ini membanjiri ibu kota Kathmandu untuk menuntut pencabutan larangan Facebook, YouTube, dan situs-situs populer lainnya.

Unjuk rasa tersebut berakhir dengan kekacauan dan tragedi, dengan setidaknya 19 pengunjuk rasa tewas dalam tindakan keras polisi pada hari Senin. Aplikasi-aplikasi tersebut dipulihkan, tetapi protes meluas karena kemarahan.

Pada hari Selasa, warga Nepal lainnya bergabung dengan kerumunan. Parlemen dibakar, KP Sharma Oli mengundurkan diri sebagai perdana menteri, dan tentara mengambil alih jalan-jalan.

Kini, banyak aktivis menggunakan aplikasi obrolan grup AS, Discord, untuk membahas langkah selanjutnya.

Satu server dengan lebih dari 145.000 anggota telah menjadi tuan rumah debat sengit tentang siapa yang bisa menjadi pemimpin sementara, dengan banyak yang mendorong mantan ketua Mahkamah Agung berusia 73 tahun, Sushila Karki.

Dari Discord hingga Bitchat, Bagaimana Gen Z Menggunakan Teknologi selama Protes di Nepal?

1. Dominasi Internet di Nepal

Melansir NDTV, lebih dari separuh dari 30 juta penduduk Nepal terhubung ke internet, menurut Bank Dunia.

Beberapa hari sebelum protes, banyak orang telah beralih ke layanan VPN -- atau jaringan pribadi virtual -- untuk menghindari pemblokiran di berbagai platform.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Gelar Demo di Depan...
Gelar Demo di Depan Kejati Jatim, KEMAKI Sampaikan 10 Tuntutan
Laporan: Sebut Ancaman...
Laporan: Sebut Ancaman Kedaulatan, AS Ambil Langkah Lumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional
Kebakaran Hebat Pub...
Kebakaran Hebat Pub di Thailand, 27 Orang Tewas
Rekomendasi
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
KPK Geledah Rumah Anggota...
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Berita Terkini
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved