4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel

Jum'at, 12 September 2025 - 15:17 WIB
loading...
A A A
Dukungan Amman terhadap Qatar bukan hanya retorika politik, tetapi juga sinyal kepada Tel Aviv bahwa eskalasi militer tidak akan dibiarkan begitu saja oleh negara tetangganya.

Tiga Skenario Balasan Negara-negara Arab atas Serangan Israel ke Qatar


Dari kondisi geopolitik kawasan, ada tiga kemungkinan besar arah respons kolektif negara-negara Arab—khususnya empat negara utama (Arab Saudi, UEA, Kuwait, dan Yordania)—dalam menghadapi Israel pasca-serangannya terhadap Doha.

1. Respons Diplomatik

Skenario ini paling mungkin terjadi. Negara-negara Teluk akan mendorong sidang darurat di PBB, OKI (Organisasi Kerja Sama Islam), dan Liga Arab untuk mengisolasi Israel secara politik.

Arab Saudi bisa memanfaatkan statusnya sebagai pemimpin dunia Islam. Sedangkan Yordania memiliki posisi kuat karena berperan langsung dalam konflik Israel–Palestina.

Hasil yang diharapkan adalah resolusi internasional yang mengutuk Israel, meski veto dari Amerika Serikat berpotensi menjadi penghalang.

2. Respons Ekonomi

Negara-negara Teluk memiliki senjata utama berupa minyak dan gas, serta aset investasi global. Dalam skenario ini, mereka dapat menggunakan QatarEnergy dan pengaruh Arab Saudi–UEA di OPEC untuk menekan harga energi global.

Mereka juga bisa membekukan proyek investasi strategis yang melibatkan perusahaan atau sekutu-sekutu Israel.

Meskipun langkah ini tidak langsung menyerang Israel secara militer, dampaknya bisa signifikan bagi perekonomian dunia dan memberi tekanan diplomatik besar.

3. Respons Militer Simbolik

Ini adalah skenario paling kecil kemungkinan terwujud, tetapi tidak mustahil jika eskalasi berlanjut. Bentuknya bisa berupa latihan militer gabungan di Teluk sebagai unjuk kekuatan dan peningkatan bantuan keamanan ke Qatar, misalnya pengerahan sistem pertahanan udara atau pasukan simbolis dari Arab Saudi atau UEA.

Bahkan, dalam situasi ekstrem, bisa saja muncul skenario serangan balasan terbatas, tetapi ini sangat berisiko karena dapat memicu perang regional dengan implikasi global.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Balas Dendam Israel!...
Balas Dendam Israel! Iran Dibombardir Rudal Balistik Pasca Ketegangan
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Iran Bantah Luncurkan...
Iran Bantah Luncurkan Rudal ke Pangkalan AS di Arab Saudi
Rekomendasi
Jakpro Gandeng Feel...
Jakpro Gandeng Feel Good Network Garap Naming Rights JIS
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
Menkes Siap Dukung 4...
Menkes Siap Dukung 4 Langkah BGN untuk MBG
Berita Terkini
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved