Komite DPR AS: China Gunakan Serangan Siber agar Unggul di Meja Perundingan
Jum'at, 12 September 2025 - 10:56 WIB
loading...
A
A
A
“Ini contoh lain dari operasi siber ofensif China yang dirancang untuk mencuri strategi Amerika dan menggunakannya melawan Kongres, Pemerintah, dan rakyat AS,” kata Moolenaar, dikutip dari Tribune India, Jumat (12/9/2025).
“Kami tidak akan gentar dan akan terus bekerja untuk menjaga keselamatan Amerika,” sambungnya.
Pengungkapan terbaru ini menyusul kampanye spear-phishing pada Januari 2025 yang menarget empat staf SCCCP yang tengah menyelidiki ZPMC, perusahaan milik negara China yang juga produsen besar. Saat itu, peretas menyamar sebagai perwakilan ZPMC North America dan menggunakan trik berbagi file palsu untuk mengarahkan staf ke laman berbahaya guna mencuri kredensial login Microsoft 365, tanpa memasang malware.
Tim investigasi Komite menyebut waktu, kecanggihan, dan target kampanye ini menunjukkan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari upaya spionase lebih luas yang didukung Partai Komunis China. Para analisis mengungkapkan para pelaku menggunakan alat pengembang canggih untuk menciptakan jalur tersembunyi dalam sistem dan secara diam-diam memindahkan data ke server mereka.
SCCCP memastikan telah membagikan temuannya kepada FBI dan Polisi Capitol AS, serta akan terus menyuplai indikator ancaman bagi otoritas federal dan organisasi terdampak. Komite itu juga berjanji memberi dukungan penuh untuk setiap langkah pertahanan atau investigasi demi menjaga kepentingan keamanan nasional AS.
“Kami tidak akan gentar dan akan terus bekerja untuk menjaga keselamatan Amerika,” sambungnya.
Keamanan Nasional AS
Pengungkapan terbaru ini menyusul kampanye spear-phishing pada Januari 2025 yang menarget empat staf SCCCP yang tengah menyelidiki ZPMC, perusahaan milik negara China yang juga produsen besar. Saat itu, peretas menyamar sebagai perwakilan ZPMC North America dan menggunakan trik berbagi file palsu untuk mengarahkan staf ke laman berbahaya guna mencuri kredensial login Microsoft 365, tanpa memasang malware.
Tim investigasi Komite menyebut waktu, kecanggihan, dan target kampanye ini menunjukkan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari upaya spionase lebih luas yang didukung Partai Komunis China. Para analisis mengungkapkan para pelaku menggunakan alat pengembang canggih untuk menciptakan jalur tersembunyi dalam sistem dan secara diam-diam memindahkan data ke server mereka.
SCCCP memastikan telah membagikan temuannya kepada FBI dan Polisi Capitol AS, serta akan terus menyuplai indikator ancaman bagi otoritas federal dan organisasi terdampak. Komite itu juga berjanji memberi dukungan penuh untuk setiap langkah pertahanan atau investigasi demi menjaga kepentingan keamanan nasional AS.
(mas)
Lihat Juga :